6 Manfaat Cengkeh sebagai Sumber Antioksidan hingga Bunuh Bakteri

7 February 2022
6 Manfaat Cengkeh sebagai Sumber Antioksidan hingga Bunuh Bakteri
BY Awal Mula

Cengkeh merupakan salah satu rempah berbentuk tangkai bunga kering dari pohon Myrtaceae. Rempah yang umum digunakan sebagai bahan makanan ini memiliki manfaat kesehatan yang bagus untuk tubuh. Apa saja manfaat cengkeh dan nutrisi yang terkandung di dalamnya? Yuk, simak pembahasan lengkap mengenai cengkeh di artikel ini.

 

Fakta Gizi Cengkeh

Cengkeh merupakan rempah yang mengandung banyak nutrisi, vitamin, dan mineral. Seperti dikutip dari Organic Facts, menurut USDA Food Data Central, kandungan nutrisi yang terdapat dalam cengkeh sebagai berikut:

  • Karbohdirat
  • Protein
  • Energi
  • Serat
  • Kalium
  • Kalsium
  • Natrium
  • Magnesium
  • Vitamin E
  • Folat
  • Niasin
  • Fosfor
  • Zat besi
  • Zinc
  • Vitamin C
  • Thiamin
  • Vitamin K
  • Riboflavin
  • Vitamin A

 

Fungsi cengkah yang bagus untuk kesehatan

Memiliki banyak nutrisi yang terkandung di dalamnya, cengkeh dinilai mempunyai banyak manfaat. Berikut ini manfaat cengkeh yang penting bagi tubuh:

 

Sebagai sumber antioksidan

Cengkeh mengandung beberapa mineral dan vitamin penting. Selain itu, rempah ini kaya dengan kandungan antioksidan dan mampu mengurangi stres yang berkontribusi pada perkembangan penyakit kronis. Selain itu, cengkeh juga mengandung senyawa eugenol yang berperan sebagai antioksidan alami. Senyawa ini dapat membantu tubuh dalam melawan radikal bebas, yang merusak sel-sel tubuh. Dengan menghilangnya radikal bebas dari sistem tubuh kamu, maka hal ini dapat membantu mengurangi risiko terkena penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Berdasarkan sebuah penelitian mengungkapkan bahwa eugenol dapat menghentikan kerusakan oksidatif akibat radikal bebas. Bahkan, lima kali lebih efektif daripada sumber antioksidan kuat lainnya seperti vitamin E. Sama seperti makanan yang kaya akan kandungan antioksidan, cengkeh juga dapat membantu meningkatkan kesehatan Kawan Mula secara keseluruhan.

 

Membantu mengatur gula darah

Berdasarkan hasil penelitian mengungkapkan bahwa cengkeh dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap terkontrol. Pada penelitian lain yang dilakukan pada hewan juga menemukan bahwa ekstrak cengkeh bisa membantu meningkatkan gula darah pada tikus dengan penyakit diabetes.  Kemudian penelitian tabung lainnya juga menemukan bahwa ekstrak cengkeh dan nigericin, yang merupakan senyawa pada cengkeh bisa meningkatkan penyerapan gula dari darah ke sel, meningkatkan fungsi sel yang memproduksi insulin, dan meningkatkan sekresi insulin. 

 

Insulin sendiri merupakan hormon yang berperan dalam mengangkut gula dari darah ke sel tubuh. Fungsi insulin ini sangat penting dalam menjaga kadar gula darah agar tetap stabil. Namun, Kawan Mula tetap perlu mengkombinasikannya dengan diet seimbang. Dengan begitu, gula darah tetap terkendali.

 

Membantu membunuh bakteri

Cengkeh merupakan rempah dengan sifat anti-mikroba yang dapat membantu menghentikan pertumbuhan bakteri. Dari hasil penelitian tabung reaksi, hasilnya menunjukkan bahwa minyak esensial cengkeh bisa membunuh tiga jenis bakteri, salah satunya E.coli. Selain itu, sifat anti-bakteri cengkeh juga bisa membantu meningkatkan kesehatan mulut. Berdasarkan penelitian tabung reaksi, cengkeh juga dapat menghentikan pertumbuhan bakteri yang bisa menyebabkan penyakit gusi. Studi lain yang dilakukan pada 49 orang menemukan bahwa obat kumur herbal dengan kandungan cengkeh dapat meningkatkan kesehatan gusi dan mengurangi jumlah bakteri dan plak di mulut. Namun, hal tersebut perlu diimbangi dengan menjaga kebersihan mulut seperti menyikat gigi secara teratur.

 

Mengurangi peradangan

Cengkeh mengandung senyawa yang memiliki sifat anti-inflamasi seperti eugenol. Kandungan ini merupakan senyawa paling penting yang telah terbukti dapat membantu mengurangi peradangan pada tubuh. Selain itu, rempah ini juga dapat membantu mengurangi risiko penyakit radang sendi dan mengelola gejalanya.

 

Meningkatkan kesehatan hati

Selain bagus dalam menangkal radikal bebas, cengkeh juga bisa membantu meningkatkan kesehatan hati berkat senyawa eugenol di dalamnya. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada hewan dengan memberi makanan yang mengandung minyak cengkeh atau eugenol. Hasilnya menunjukkan bahwa campuran minyak cengkeh dapat berguna untuk meningkatkan fungsi hati. Namun sayangnya, penelitian tentang efek ini pada manusia masih terbatas. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efeknya pada manusia. Meski cengkeh dapat mencegah penyakit hati karena bisa mengurangi stres oksidatif, namun konsumsi eugenol dalam jumlah banyak dapat berbahaya. 

 

Pada sebuah studi kasus yang dilakukan pada anak laki-laki berusia 2 tahun mengalami kerusakan hati yang serius akibat diberi minyak cengkeh sebanyak 5-10 ml.

 

Membantu melindungi dari risiko kanker

Berdasarkan beberapa penelitian, senyawa yang terdapat di cengkeh bisa membantu melindungi tubuh dari bahaya kanker. Dari hasil studi tabung mengungkapkan bahwa ekstrak cengkeh bisa menghentikan pertumbuhan tumor dan meningkatkan kematian sel kanker. Sedangkan, studi tabung lain juga mengungkapkan bahwa minyak cengkeh bisa menyebabkan 80% sel kanker mati. Kandungan eugenol yang ditemukan pada cengkeh juga terbukti memiliki sifat anti-kanker. Menurut studi tabung, mengungkapkan bahwa eugenol dapat menyebabkan kematian sel pada sel kanker serviks.

 

Meski begitu, perlu diingat bahwa penelitian tabung reaksi di atas menggunakan ekstrak cengkeh, eugenol, dan minyak cengkeh dalam jumlah yang sangat pekat. Senyawa eugenol dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan kerusakan hati, khususnya pada anak-anak. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk melihat pengaruh ekstrak cengkeh dalam jumlah yang lebih rendah pada tubuh manusia. 

 

Cara Menggunakan Cengkeh yang Tepat

Cengkeh hadir dalam bentuk utuh, namun dapat digiling menggunakan gilingan merica. Agar rasanya tetap kuat, cobalah beli dan simpan cengkeh utuh dalam wadah kedap udara. Rempah ini dapat digunakan sebagai bahan masakan. Berikut ini cara menambahkan cengkeh ke dalam makanan:

 

  • Tambahkan cengkeh ke pai labu
  • Gunakan cengkeh dalam campuran acar
  • Tambahkan cengkeh dalam bumbu kari
  • Bisa digunakan untuk membumbui daging

 

Selain untuk tambahan bumbu masakan, cengkeh juga bisa ditambahkan ke dalam minuman. Salah satu minuman yang bisa dibuat dari cengkeh adalah teh cengkeh. Untuk mendapatkan dosis yang tepat dan rasa yang kuat, berikut ini cara penggunaan cengkeh untuk minuman:

 

  • Giling cengkeh utuh sebanyak satu sendok makan
  • Kemudian, bubuk cengkeh direndam dalam air mendidih selama tiga atau empat menit
  • Lalu saring hasil rendaman cengkeh, dengan begitu kamu bisa mendapatkan rasa teh pedas yang bisa diminum saat cuaca dingin

 

Hal yang harus diwaspadai dari cengkeh

Meski cengkeh memiliki manfaat kesehatan, namun ada beberapa hal yang sebaiknya perlu Kawan Mula perhatikan ketika hendak mengonsumsi atau menambahkan rempah ini. Berikut hal-hal yang harus diwaspadai dalam menggunakan cengkeh:

 

Hipoglikemia

Cengkeh dapat berpengaruh terhadap kadar gula darah. Pada penderita penyakit diabetes, senyawa eugenol bisa menurunkan jumlah glukosa darah ke tingkat yang lebih aman. Namun, apabila konsumsinya berlebihan hal ini justru dapat berisiko menyebabkan hipoglikemia (kadar gula darah terlalu rendah).

 

Interaksi obat

Kandungan eugenol pada cengkeh dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu seperti Warfarin. Jika Kawan Mula sedang menjalani pengobatan pengencer darah, sebaiknya hindari konsumsi teh cengkeh atau minyak cengkeh. Namun, apabila mengonsumsi cengkeh dalam jumlah sedikit untuk bumbu masakan, cengkeh relatif aman.

 

Toksisitas Minyak Atsiri

Minyak atsiri cengkeh memiliki dosis eugenol yang sangat tinggi daripada cengkeh giling atau utuh. Mengonsumsi minyak cengkeh murni dapat menyebabkan gejala seperti pusing bahkan menjadi beracun. 

 

Nah, itulah pembahasan mengenai cengkeh mulai dari kandungan nutrisi, fungsi, hingga hal yang perlu diwaspadai dari cengkeh. Jika Kawan Mula tertarik mengonsumsi cengkeh ke dalam asupan harian kamu bisa coba menambahkan cengkeh ke dalam masakanmu.