Ketahui Ciri-Ciri Wajah Rusak Akibat Cream Berbahan Merkuri

28 June 2022
Ketahui Ciri-Ciri Wajah Rusak Akibat Cream Berbahan Merkuri
BY Awal Mula

Seringkali orang-orang suka mengabaikan apa yang terkandung pada cream wajah yang dipakai. Padahal, bisa jadi didalamnya terdapat bahan yang berbahaya, salah satunya merkuri.

Bagi yang belum tahu, merkuri adalah salah satu logam alami yang berbahaya jika pemakaiannya tidak dikontrol. Ada dua jenis merkuri yang dikenal saat ini, yaitu merkuri organik dan anorganik.

Merkuri organik biasanya digunakan produk maskara dan pembersih riasan. Sedangkan merkuri anorganik sering dipakai pada sabun dan cream pembersih wajah.

Pihak BPOM RI sendiri sudah memberikan peringatan soal kandungan bahan ini pada produk perawatan wajah. Sayangnya, produk perawatan wajah (termasuk cream) yang terindikasi mengandung merkuri sulit dibedakan dengan produk umumnya. Hal itu pun membuat sebagian besar orang terkecoh dan terkena dampak buruk dari merkuri.

Baca Juga: Kandungan Skincare Yang Tidak Boleh Dipakai Bersamaan

Ciri-Ciri Wajah Rusak Akibat Cream Berbahan Merkuri

Salah satu dampak pemakaian cream berbahan merkuri adalah bikin wajah jadi rusak. Setidaknya ada beberapa ciri wajah rusak yang disebabkan cream tersebut, yaitu:

1. Ruam

Pada awalnya, Kawan Mula tidak akan merasakan efek apa pun saat pertama kali memakai cream berbahan merkuri. Namun, beberapa saat kemudian, wajah Kawan Mula akan terasa gatal dan berubah warna jadi kemerahan. Lambat laun, hal tersebut akan menimbulkan ruam kemerahan di wajah.

2. Iritasi

Selain ruam, cream berbahan merkuri juga akan menimbulkan iritasi di wajah. Ciri-ciri wajah rusak akibat cream berbahan merkuri ini biasanya akan muncul bersamaan dengan rasa panas yang muncul di wajah. Jika ciri ini muncul, Kawan Mula bisa mengompresnya dengan air dingin, serta menghindari kontak dengan dunia luar untuk sementara waktu.

Baca Juga: Tips Memilih Toner Wajah Khusus Pria

3. Beberapa Bagian Wajah Terasa Mati Rasa

Jika Kawan Mula tidak sadar telah memakai cream bermerkuri secara berlebihan, maka merkuri pada cream tersebut akan merusak kemampuan saraf wajah. Hal itulah yang nantinya mengakibatkan mati rasa pada bagian wajah, terutama pada bagian sekitar mulut.

Baca Juga: Jangan Salah!, Kenali Perbedaan Toner dan Micellar Water

4. Kulit Wajah Mengelupas

Jika Kawan Mula tidak sadar telah memakaikan cream bermerkuri pada anak-anak dan remaja, hal itu bisa menimbulkan dampak negatif pada kulit wajah mereka. Salah satunya adalah membuat kulit wajah mengelupas. 

Ciri-Ciri Cream Berbahan Merkuri

Supaya Kawan Mula tidak mengalami ciri-ciri wajah rusak akibat cream bermerkuri, Kawan Mula kini harus lebih hati-hati dalam memilih cream wajah. Pastikan cream yang dibeli tidak mengandung bahan merkuri sama sekali.

Baca Juga: Manfaat Kulit Rebusan Nanas Untuk Kesehatan

Umumnya, cream yang terindikasi mengandung merkuri punya ciri-ciri berikut:

  • Tidak memiliki label dan barcode dari BPOM.
  • Pada bagian petunjuk penggunaan, terdapat tulisan “hindari kontak dengan emas, perak, alumunium, perhiasan, dan karet”.
  • Mempunyai aroma menyengat.
  • Memiliki warna krem atau abu-abu.

Cara Mengatasi Wajah Rusak Akibat Cream Berbahan Merkuri

Kalau nanti wajah Kawan Mula memiliki ciri-ciri wajah rusak akibat cream bermerkuri, jangan lantas panik. Kawan Mula bisa mengatasinya dengan cara detoks merkuri. Cara tersebut bisa dipraktekkan lewat dua langkah berikut:

1. Perbanyak Minum Air Putih

Inti dari detoks merkuri adalah mengeluarkan merkuri dari wajah lewat urin atau feses. Jika ingin mengeluarkannya lewat urin, Kawan Mula bisa melakukannya dengan memperbanyak minum air putih. Sebagai saran, minumlah air putih sebanyak 1,5 liter setiap harinya, supaya merkuri bisa keluar lebih mudah bersama dengan urin.

2. Perbanyak Konsumsi Makanan Berserat

Selain lewat urin, merkuri juga bisa dikeluarkan dengan feses. Adapun caranya adalah dengan mengkonsumsi makanan berserat. Kacang-kacangan, apel, dan lentil adalah beberapa contoh dari makanan berserat.

Lewat makanan berserat, usus di perut akan lebih tergerak mengeluarkan feses yang mengandung berbagai racun dan zat sisa, termasuk merkuri. Selain bagian dari detoks merkuri, mengkonsumsi makanan berserat juga membuat frekuensi BAB Kawan Mula jadi lebih teratur.

3. Menghentikan Pemakaian Cream Berbahan Merkuri

Saat Kawan Mula menyadari kalau cream yang dipakai berbahan merkuri, segera hentikan pemakaian cream tersebut. Sebagai gantinya, Kawan Mula bisa memakai cream yang bahannya lebih ramah di wajah sambil melakukan dua detoks merkuri sebelumnya.

Proses melakukan detoks merkuri sangat tergantung dari seberapa tinggi paparan merkuri pada wajah Kawan Mula. Namun, umumnya proses ini akan dilakukan selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.

Jika efek buruk cream bermerkuri masih ada di wajah Kawan mula bahkan setelah melakukan detoks merkuri, Kawan Mula harus segera memeriksakan diri ke dokter. Nantinya, dokter akan menangani Kawan Mula lewat terapi khelasi.

Terapi khelasi sendiri umumnya dilakukan dengan cara memberi suntikan yang mengandung obat chelator atau bisa juga dengan memberikan infus kepada pasien. Lewat terapi ini, merkuri di dalam wajah akan terikat oleh suntikkan obat atau infus. Setelah itu, merkuri pun akan dikeluarkan dari wajah.

Akhir Kata

Berhati-hatilah dalam memakai cream wajah, karena bisa jadi didalamnya mengandung merkuri. Jika Kawan Mula sampai memakai cream bermerkuri, wajah Kawan Mula bisa mengalami berbagai ciri wajah rusak akibat cream bermerkuri. Jika pun nanti terlanjur memakainya, Kawan Mula bisa melakukan langkah antisipasi, entah lewat detoks merkuri atau lewat bantuan dokter.

Sekian artikel dari Awal Mula ini. Semoga bermanfaat!