Ini Dia Daftar Efek Samping Daun Kelor and Cara Menghindarinya

3 October 2022
Ini Dia Daftar Efek Samping Daun Kelor and Cara Menghindarinya
BY Awal Mula

Kamu semua pasti tidak asing dengan daun kelor bukan? manfaat daun kelor sangat terkenal karena mengandung begitu banyak nutrisi, vitamin, antioksidan, anti-inflamasi, dan asam amino. Namun, siapa sangka daun kelor juga memiliki efek samping lho. Nah, untuk Kamu yang belum paham apa saja efek samping daun kelor, simak pembahasan berikut ini!

Efek Samping Daun Kelor

Efek samping daun kelor sangat sedikit bila dibandingkan dengan besarnya manfaat yang diberikan oleh daun kelor ini. Tanaman herbal ini umumnya digunakan sebagai pengobatan alternatif.

Secara historis, daun kelor ini dipercaya berasal dari dataran tinggi Himalaya yang telah menyebar ke benua Asia hingga Afrika. Daun kelor termasuk dalam jenis tumbuhan herba yang bisa tumbuh hingga sekitar 14 meter.

Baca Juga: Manfaat Daun Kelor Untuk Kecantikan Wajah

Sejak zaman dahulu, daun kelor sudah digunakan sebagai obat herbal karena berbagai khasiatnya. Namun, jika digunakan secara berlebihan, efek samping daun kelor bisa dirasakan oleh tubuh.

1. Detak jantung dan tekanan darah

Untuk mereka yang sedang dirawat karena tekanan darah rendah harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi daun kelor. Efek samping daun kelor termasuk menurunkan tekanan darah dan memperlambat detak jantung karena kandungan alkaloid dalam tanaman. Bagi banyak orang hal ini bisa bermanfaat, namun untuk mereka yang memiliki tekanan darah rendah harus berhati-hati.

Baca Juga: Manfaat Minum Teh Daun Kelor Buat Kesehatan

2. Hati dan ginjal

Dalam penelitian laboratorium, daun kelor juga dapat meningkatkan resiko kerusakan hati dan ginjal pada tikus. Meksipun tidak diketahui secara pasti bagaimana hal ini dapat mempengaruhi manusia, penggunaan dosis sedang dianggap tidak akan memberikan efek samping.

Baca Juga: Ragam Olahan Makanan dari Daun Kelor

Daun kelor juga bekerja cepat dalam menurunkan hati dan memecah beberapa obat. Salah satu efek samping daun kelor adalah dapat meningkatkan toksisitan pada hati sehingga penting untuk selalu menggunakannya dalam dosis yang tepat.

3. Kehamilan dan kesuburan

Efek samping dari mengkonsumsi daun kelor ini juga harus diperhatikan oleh ibu hamil karena dapat membuat rahim berkontraksi meskipun, daun kelor memberikan banyak efek positif untuk ibu hamil dalam hal menyusui.

Oleh karena itu, mengkonsumsi daun kelor selama kehamilan sangat tidak dianjurkan karena juga memberikan efek samping pada kesuburan.

4. Gangguan perut

Daun kelor jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan sakit perut. Hal ini karena daun kelor memiliki sifat pencahar dalam jumlah banyak sehingga dapat menyebabkan gangguan pada perut seperti gas dan mulas yang dirasakan oleh tubuh.

Untuk menghindari efek samping daun kelor ini, penggunaannya harus dalam jumlah wajar. Misalnya 70 gram per hari seperti halnya tanaman herbal pada umumnya karena manfaat daun kelor akan Kamu rasakan jika dikonsumsi sewajarnya.

5. Diare

Efek samping daun kelor selanjutnya adalah dapat menyebabkan diare yang dapat terjadi pada tubuh apabila mengkonsumsi daun kelor tidak sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Sifat pencahar dari daun kelor ini dapat memicu masalah perut salah satunya adalah diare.

Agar terhindar dari gangguan kesehatan, maka perlu dilakukan pengukuran jumlah konsumsi daun kelor yang pas. Jadi, tubuh akan merasakan manfaat daun kelor bukan efek sampingnya.

6. Muntah

Obat herbal seperti daun kelor tidak enak rasanya di mulut jika seseorang yang mengkonsumsi tidak menyukai rasanya. Hal ini bisa saja membuat kita ingin merasa muntah dan tidak nyaman.

Penyajian atau cara mengkonsumsi daun kelor sangat penting untuk diperhatikan untuk menghindari efek samping dari daun kelor ini. Konsumsilah daun kelor dengan takaran yang tepat agar tidak menimbulkan beragam efek samping pada tubuh.

Cara Menghindari Efek Samping Daun Kelor

Konsumsi daun kelor dapat dilakukan dengan beberapa cara. Misalnya dengan mengolah daun kelor menjadi teh atau meminum air rebusan daun kelor langsung.

Dosis yang dianjurkan untuk mengkonsumsi daun kelor misalnya 70 gram atau setara dengan 10 sendok teh per harinya.

Cara termudah untuk menghindari efek samping daun kelor adalah dengan berkonsultasi ke dokter. Mintalah saran dari para ahli tentang cara efektif menggunakan daun kelor sebagai obat herbal.

Daun kelor sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak-anak, bayi, dan ibu hamil karena khasiatnya belum teruji secara klinis untuk kalangan ini. Daun kelor ini memiliki senyawa yang bersifat antibakteri, antijamur, dan antimikroba. Untuk itu, mengkonsumsi daun kelor dapat melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang masuk ke dalam tubuh.

Daun kelor ini dapat mempengaruhi setiap orang secara berbeda-beda sehingga efek sampingnya dapat bervariasi. Orang yang menjalani pengobatan untuk kondisi kesehatan tertentu perlu berhati-hati terkait hal ini. Untuk berjaga-jaga, selalu konsultasikan dengan dokter terkait konsumsi tanaman herbal yang akan dikonsumsi dan ingat agar selalu mengkonsumsi daun herbal dalam dosis yang wajar.