Ketahui Penyebab Hiperkalsemia dan Gejalanya

8 September 2022
Ketahui Penyebab Hiperkalsemia dan Gejalanya
BY Awal Mula

Apakah Kamu pernah mendengar tentang hiperkalsemia? Sebuah kondisi yang bisa terjadi pada siapa saja dan jarang dikenal karena sering muncul tanpa gejala apa pun. Gejala umumnya baru akan timbul bila hiperkalsemia yang muncul cukup parah. Bagaimana mengenali gejala hiperkalsemia? Apa itu hiperkalsemia? Cari tahu jawabannya pada pembahasan di bawah ini!

Apa Itu Hiperkalsemia?

Hiperkalsemia merupakan suatu kondisi dimana Kamu memiliki konsentrasi kalsium yang terlalu tinggi dalam darah. Kalsium memang menjadi hal yang sangat penting untuk fungsi normal organ, sel, otot, dan saraf. Kalsium juga berperan penting terkait pembekuan darah dan kesehatan tulang.

Baca Juga: Kenali Manfaat Gula Kelapa

Namun, hiperkalsemia ini membuat tubuh mejadi sulit menjalankan fungsi normalnya karena kadar kalsium yang sangat tinggi sehingga dapat mengancam jiwa.

Gejala Hiperkalsemia

Untuk hiperkalsemia ringan, gejalanya jarang sekali muncul atau bahkan sama sekali tidak muncul. Namun, jika Kamu mengalami hiperkalsemia yang serius, Kamu biasanya akan memiliki tanda dan gejala yang mempengaruhi berbagai bagian tubuh Kamu.

Baca Juga: Perbedaan Garam Ikan dan Garam Krosok

Gejala hiperkalsemia yang mempengaruhi bagian tubuh:

  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Ginjal

Gejala hiperkalsemia yang berhubungan dengan ginjal seperti:

  • Rasa haus yang berlebihan
  • Buang air kecil berlebihan
  • Nyeri antara punggung dan perut di bagian atas pada satu sisi karena batu ginjal

Baca Juga: Manfaat Tepung Mocaf Bagi Kesehatan

Gejala yang berhubungan dengan perut seperti:

  • Mual
  • Sakit perut
  • Nafsu makan menurun
  • Sembelit
  • Muntah
  • Kalsium yang tinggi dapat mempengaruhi sistem kelistrikan jantung sehingga menyebabkan irama jantung tidak normal
  • Kadar kalsium yang tiggi juga dapat mempengaruhi bagian otot sehingga menyebabkan kedutan dank ram.

Gejala yang berkaitan dengan tulang seperti:

  • Sakit tulang
  • Osteoporosis
  • Patah tulang karena penyakit
  • Gejala neurologis

Hiperkalsemia juga dapat menyebabkan gejala neurologis seperti depresi, kehilangan memori, dan mudah marah. Bahkan, gejala yang paling parah dapat menyebabkan kebingungan dan koma.

Tidak jarang kanker dapat menyebabkan peningkatan kadar kalsium dan ketika hal ini terjadi biasanya membutuhkan tindakan darurat.

Penyebab Hiperkalsemia

Tubuh menggunakan interaksi antara kalsium, vitamin D, dan hormone paratiroid (PTH) untuk mengatur kadar kalsium. PTH ini membantu tubuh dalam mengontrol berapa banyak kalsium yang masuk ke aliran darah dari usus, ginjal, dan tulang.

Biasanya, PTH akan meningkat saat kadar kalsium dalam darah Kamu turun dan menurun saat kadar kalsium naik. Tubuh juga dapat membuat kalsitonin dari kelenjar tiroid ketika kadar kalsium Kamu terlalu tinggi.

Ketika Kamu mengalami hiperkalsemia, ada kelebihan kalsium dalam aliran darah dan tubuh tidak dapat mengatur kadar kalsium secara normal. Ada beberapa kemungkinan penyebab kondisi ini:

1. Hiperparatiroidisme

Kelenjar paratiorid merupakan empat kelenjar kecil yang terletak di belakang kelenjar tiroid di leher. Mereka bekerja untuk mengontrol produksi hormon paratiroid yang pada gilirannya mengatur kalsium dalam darah.

Hiperparatiroidisme ini terjadi ketika satu atau lebih kelenjar paratiroid menjadi terlalu aktif dan melepaskan terlalu banyak PTH. Hal ini menciptakan ketidakseimbangan kalsium yang tidak dapat diperbaiki oleh tubuh sendiri. Hal inilah yang seringkali menjadi penyebab hiperkalsemia pada wanita di atas 50 tahun.

2. Penyakit paru-paru dan kanker

Penyakit granulomatosa, seperti tuberculosis dan sarkoidosis merupakan penyakit paru-paru yang dapat menyebabkan kadar vitamin D meningkat.  Hal ini menyebabkan lebih banyak penyerapan kalsium yang dapat meningkatkan kadar kalsium dalam darah Kamu.

Beberapa kanker terutama kanker paru-paru, kanker payudara, dan kanker darah dapat meningkatkan resiko hiperkalsemia.

3. Efek samping obat

Beberapa obat, terutama diuretik dapat menyebabkan hiperkalsemia. Beberapa obat ini bekerja yang menyebabkan diuresis cairan yang parah sehingga menyebabkan hilangnya air tubuh dan ekskresi kalsium yang kurang.

Hal ini tentu menyebabkan kelebihan konsentrasi kalsium dalam darah. Beberapa obat yang dapat menyebabkan efek samping ini seperti lithium yang menyebabkan lebih banyak PTH dilepaskan.

4. Suplemen makanan dan obat bebas

Mengkonsumsi terlalu banyak vitamin D atau kalsium dalam bentuk suplemen dapat meningkatkan kadar kalsium dalam tubuh lho. Penggunaan kalsium karbonat yang berlebihan yang ditemukan dalalm antasida umum seperti Tums dan Rolaids yang menyebabkan kadar kalsium tinggi.

Dosis yang tinggi dari produk yang dijual bebas ini menjadi penyebab paling umum ketiga dari hiperkalsemia di Amerika Serikat.

5. Dehidrasi

Dehidrasi biasanya berkaitan dengan kasus hiperkalsemia ringan. Dehidrasi menyebabkan kadar kalsium meningkat karena rendahnya jumlah cairan yang Kamu miliki dalam darah dan menyebabkan tingkat keparahan yang sangat tergantung dengan fungsi ginjal. Untuk orang dengan penyakit ginjal kronis, efek dehidrasi lebih besar.

Bagaimana Hiperkalsemia Didiagnosis?

Dokter umumnya akan menggunakan tes darah untuk memeriksa kadar kalsium dalam darah. Tes urin yang mengukur kalsium, protein, dan zat lain juga dapat membantu.

Jika dokter menemukan tingkat kalsium yang tinggi, mereka akan melakukan lebih banyak tes untuk mengetahui penyebab pastinya. Tes darah dan urin dapat membantu dokter mendiagnosis hiperparatiroidisme dan kondisi lainnya. Beberapa tes lainnya yang berkaitan dengan kondisi kanker yang dapat menyebabkan hiperkalsemia seperti rontgen dada, mammogram, CT Scan, pemindaian MRI, dan tes kepadatan mineral tulang.