7 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh Dipakai Bersamaan

3 August 2022
7 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh Dipakai Bersamaan
BY Awal Mula

Merawat kulit wajah tidak boleh asal-asalan dengan memakai berbagai jenis skincare secara bersamaan. Karena berbagai produk tersebut memiliki kandungan aktif yang bisa memiliki risiko iritasi jika dicampur. Kandungan skincare yang tidak boleh dipakai bersamaan ini harus diperhatikan, apalagi jika menggunakan produk dari brand yang berbeda.

Terutama bagi jenis kulit yang sensitif, pengetahuan tentang bahan aktif skincare harus selalu diperhatikan. Banyak risiko yang bisa didapatkan jika menggunakan kombinasi skincare yang salah, seperti kulit mengalami iritasi, kemerahan, hingga merusak jaringan kulit.

Kandungan Skincare Yang Tidak Boleh Dicampur

AHA VS Retinol

Alpha Hydroxy Acid (AHA) dan retinol ini merupakan turunan dari vitamin A yang memiliki manfaat sebagai anti aging. Prosesnya yaitu dengan merangsang sel kulit agar cepat mengelupas, sehingga timbul sel kulit baru yang menggantikannya. Dari proses tersebut produksi kolagen juga akan meningkat.

Baca Juga: Ciri- Ciri Wajah Rusak Karena Krim Merkuri

Dua kandungan aktif ini memberikan efek yang sama terhadap kulit. Jika digunakan secara bersamaan, maka akan membuat proses pengelupasan sel kulit tersebut terlalu berisiko, sehingga bisa membuat kulit malah mengalami iritasi. Karena itu, penggunaan dua bahan aktif secara bersamaan ini sangat tidak disarankan.

Benzoil Peroksida VS Retinol

Seperti dijelaskan sebelumnya, retinol berfungsi sebagai anti aging yang mempercepat pengelupasan kulit, sehingga merangsang produksi kolagen. Namun, benzoil peroksida ini akan menonaktifkan retinoid sehingga memperlambat proses penyembuhan. Hal ini justru akan menghambat proses tumbuhnya sel baru yang diharapkan.

Baca Juga: Tips Memilih Toner Wajah Untuk Pria

Kombinasi kedua bahan ini malah akan melemahkan satu sama lainnya. Sebagai alternatif dalam penggunaannya, benzoil peroksida bisa digunakan di waktu pagi hari. Sedangkan, retinol bisa digunakan untuk malam hari.

Benzoil peroksida sendiri bisa bermanfaat untuk membuka pori-pori, sehingga mempermudah berbagai minyak dan kotoran terbuang. Fungsi ini akan sangat efektif digunakan di pagi hari.

Vitamin C VS Retinol

Vitamin C menjadi salah satu bahan aktif yang bekerja sebagai antioksidan. Bahan ini sangat baik untuk menjaga kulit dari serangan radikal bebas, seperti debu dan kotoran yang terdapat dalam polusi udara.

Baca Juga: Perbedaan Purging dan Breakout

Nah, vitamin C sendiri biasanya bisa bekerja sangat efektif di lingkungan asam. Sedangkan retinol yang sudah diketahui fungsinya sebagai anti aging, sangat efektif bekerja di lingkungan basa. Karena itu, jika keduanya digunakan secara bersamaan, maka akan mengurangi efektivitas dari fungsinya masing-masing.

Baca Juga: Kandungan Skincare Untuk Wajah Kusam

Pemakaian vitamin C sendiri akan sangat efektif digunakan di waktu siang hari. Karena fungsinya melindungi kulit dari radikal bebas pastinya akan lebih baik digunakan di waktu ketika sedang melakukan aktivitas di luar ruangan. Sedangkan untuk retinol sendiri sangat efektif digunakan di malam hari.

Asam Salisilat VS Retinol

Kedua bahan ini ternyata juga memiliki fungsi yang hampir sama. Dimana keduanya juga akan merangsang pergantian sel kulit mati. Seperti halnya retinol dan AHA, kedua bahan ini akan meningkatkan risiko iritasi kulit.

Penggunaan secara bersamaan malah akan membuat kulit menjadi kering. Kulit akan mudah mengalami iritasi dengan berbagai gejala, seperti kemerahan, gatal-gatal, hingga merusak jaringan sel kulit itu sendiri.

Jika memang sudah terlanjur memiliki kedua produk tersebut, ada alternatif yang bisa dilakukan. Yaitu untuk asam salisilat bisa digunakan di pagi hari, dan retinol digunakan di malam hari.

Niacinamide VS AHA

Niacinamide merupakan vitamin B3 yang memiliki manfaat dalam memperbaiki tekstur kulit dengan meningkatkan produksi kolagen. Manfaat ini juga bisa didapatkan dari AHA yang merupakan turunan dari vitamin A.

Kedua bahan yang memiliki manfaat yang sama ini tidak lantas akan memberikan manfaat yang lebih baik jika digunakan secara bersamaan. Sebaliknya, kulit malah akan mendapatkan risiko iritasi lebih besar.

Selain itu, efektivitas dalam penggunaan produk skincare ini juga berbeda. Untuk niacinamide sendiri cenderung efektif untuk pH kulit netral, sedangkan untuk AHA lebih efektif digunakan di kulit dengan pH basa.

Namun keduanya bisa digunakan untuk waktu yang berbeda. Dimana niacinamide ini akan lebih baik jika digunakan di pagi atau siang hari. Sedangkan AHA bisa digunakan di malam hari.

Water Based VS Oil Based

Seperti diketahui dalam pengetahuan dasar, bahwa air dan minyak merupakan dua benda yang saling bertolak belakang. Keduanya tidak dapat bercampur satu sama lain. Hal ini juga yang harus diperhatikan ketika menggunakan kombinasi skincare.

Jika digunakan secara bersamaan, produk dengan bahan dasar air tidak akan bekerja. Karena bahan dasar air tentunya akan terhalang oleh bahan dasar dari minyak. Sehingga kulit tidak akan menyerap salah satu dari produk skincare tersebut.

Penggunaan dari bahan yang berbeda ini tidak bisa digunakan secara bersamaan. Nah, efektivitas penggunaan produk skincare dengan bahan dasar air atau water based lebih efektif di pagi hari. Sedangkan untuk oil based di waktu malam hari.

Retin-A VS Scrub

Retin-A juga menjadi salah satu turunan dari vitamin A, hampir sama dengan retinol dan AHA. Fungsinya juga mampu meningkatkan proses pergantian kulit, dan merangsang produksi kolagen. Sedangkan scrub merupakan butiran halus yang digunakan untuk mengangkat sel kulit mati dan kotoran yang dikenal sebagai physical exfoliator.

Kedua bahan ini jika digunakan secara bersamaan akan membuat kulit memiliki risiko iritasi yang tinggi. Bahkan bisa saja kulit akan kering, dan menimbulkan gejala iritasi, seperti gatal, hingga luka.

Itulah beberapa kandungan skincare yang tidak boleh dipakai bersamaan. Karena itu, ketahui terlebih dahulu fungsi dari setiap produk skincare sebelum membeli. Sehingga bisa memberikan efektivitas yang baik terhadap perawatan kulit.