7 Kelebihan Sabun Organik Dibandingkan Sabun Biasa

31 May 2022
7 Kelebihan Sabun Organik Dibandingkan Sabun Biasa
BY Awal Mula

Ada dua jenis sabun yang bisa kamu temukan, salah satunya adalah sabun organik. Sabun jenis ini merupakan sabun yang terbuat dari bahan alami atau berasal dari organisme hidup (organik), khususnya tanaman. 

Berbeda dengan sabun biasa, sabun organik memiliki banyak manfaat atau kelebihan. Apa sajakah manfaat menggunakannya? Lalu, bahan-bahan apa saja yang biasa terdapat di dalam sabun organik? Yuk, simak pembahasannya di artikel ini!

Keunggulan Menggunakan Sabun Organik

Berikut ini beberapa keunggulan sabun organik yang bisa kamu pertimbangkan sebelum mencobanya:

1. Sabun Organik Lebih Sehat

Sabun organik dinilai lebih sehat untuk tubuh karena bahan-bahan alami yang terdapat pada sabun organik bisa membantu membersihkan sekaligus melembapkan kulit secara alami. 

Selain itu, sabun ini juga tidak mengandung bahan-bahan berbahaya seperti bahan pengawet, pewangi sintetis, zat pewarna yang keras, dan bahan pembusa yang berbahan dasar minyak bumi.

Beberapa bahan kimia keras lainnya yang ditemukan pada sabun biasa adalah, sulfat, triclosan, dan paraben. Bahan-bahan tersebut dapat mengganggu hormon, memicu alergi, bahkan bisa meningkatkan risiko beberapa jenis kanker. 

2. Menawarkan Lebih Banyak Varian Untuk Konsumen

Sabun organik umumnya dibuat di tingkat lokal dalam skala kecil, sehingga konsumen tidak terbatas pada produk sabun yang diproduksi secara massal dengan variasi yang terbatas. Sabun yang diproduksi secara organik ini bisa dengan mudah disesuaikan menjadi banyak pilihan untuk konsumen. 

Beragam jenis warna, ukuran, bentuk, tekstur, dan aroma banyak tersedia, mulai dari aroma buah, kayu manis, kopi, hingga sabun yang kasar atau halus ketika disentuh. Kawan Mula bisa menemukan sabun yang sesuai dengan preferensi kamu dengan banyaknya variasi produk sabun organik. Selain itu, kamu juga bisa meneliti manfaat dari bahan tertentu yang ditemukan pada sabun organik yang sesuai dengan preferensi kamu.

3. Sabun Organik lebih Ramah Lingkungan

Bahan alami yang terdapat pada sabun organik menandakan bahwa tidak ada limbah beracun yang dibuang ke lingkungan. Sabun organik lebih baik karena produk ramah lingkungan yang satu ini mudah rusak setelah busa mengalir ke saluran pembuangan. Sedangkan sabun biasa yang diproduksi massal bisa merusak ekosistem laut. Hal tersebut dikarenakan pestisida memiliki potensi mematikan dan bahan kimia beracun yang terdapat pada sabun biasa bisa mengganggu siklus hidup hewan air. Oleh karena itu, penggunaan sabun organik dianggap lebih aman, ramah lingkungan, dan bisa terurai dengan baik tanpa mengganggu siklus hewan air.

4. Ramah hewan dan bebas kekejaman (cruelty-free)

Jika kamu peduli terhadap kesejahteraan hewan, maka sabun organik adalah pilihan yang tepat untuk kamu! Dalam proses pembuatan sabun organik tidak dilakukan uji hewani dan bahan-bahan yang digunakan jarang mengandung lemak hewani. Justru sebaliknya, produsen sabun organik lebih mengandalkan bahan herbal dan ekstrak tanaman untuk pembuatan sabun organik. 

Minyak sawit dan minyak kelapa sering digunakan sebagai minyak dasar untuk dicampur dengan minyak esensial lainnya. Minyak esensial ini dapat dihasilkan dari bunga, tanaman, rempah-rempah, dan buah-buahan.

Meski ada beberapa sabun alami yang menggunakan bahan dari lemak babi, namun kamu dapat memeriksa label sabun sebelum membeli untuk menghindari hal itu. Melihat produksi sabun organik bebas bahan kimia dan tidak mengandung pestisida, maka pengujian pada hewan tidak dibutuhkan. Oleh karena itu, sabun organik bebas dari kekejaman hewan.

5. Kaya Sumber Antioksidan

Dalam proses pembuatan sabun organik, sifat antioksidan dalam bahan-bahannya tetap dipertahankan. Sifat antioksidan sendiri dapat membantu kulit dalam memperbaiki dirinya sendiri dengan cara mengurangi peradangan dan menjaga kulit terlihat lebih segar dan muda. 

Selain itu, antioksidan juga dapat berperan dalam meremajakan kulit dan memperlambat proses penuaan. Sabun organik memiliki pH produk antara 9 dan 10. Hal itu berarti sabun organik lebih lembut di kulit dan membuat kulit tidak rentan terhadap iritasi.

6. Memiliki Sifat Antibakteri Alami

Sabun antibakteri biasa umumnya mengandung zat seperti paraben, triclosan, sulfat, dan bahan kimia beracun lainnya yang mampu meningkatkan risiko beberapa jenis kanker, mengganggu hormon pada manusia, dan mempengaruhi sistem reproduksi.

Sedangkan sabun organik menggunakan bahan antibakteri alami seperti minyak esensial (contohnya lavender, peppermint, tea-tree, eucalyptus, dan serai) yang tidak memiliki efek berbahaya. Selain membersihkan dan melembabkan kulit, minyak alami tersebut juga menambah aroma terapeutik pada sabun.

7. Tidak Mengandung Pengawet

Produk organik diketahui memiliki umur simpan yang terbatas. Oleh karena itu, sabun organik tidak mengandung bahan pengawet berbahaya, yang secara artifisial bisa memperpanjang umur sabun.

Pengawet tambahan yang terdapat pada sabun biasa sebagian besar merupakan bahan kimia perusak yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Untuk mencegah hal tersebut, kamu bisa beralih menggunakan sabun organik karena menggunakanan bahan-bahan alami dan bebas bahan pengawet berbahaya.