Selain Enak, Ini Manfaat Kimchi untuk Kesehatan

21 July 2022
Selain Enak, Ini Manfaat Kimchi untuk Kesehatan
BY Awal Mula

Para penggemar drama Korea tentu sudah tidak asing dengan kimchi. Makanan khas Korea Selatan ini kerap muncul dalam scane-scane drama. Terdapat beragam olahan makanan dari kimchi yang menggoda penonton. Tidak heran jika kemudian makanan ini menjadi cukup populer di berbagai negara, termasuk Indonesia. Namun sebenarnya apa kimchi, bagaimana cara mengolahnya dan manfaat kimchi untuk kesehatan.

Apa itu kimchi?

Kimchi merupakan makanan fermentasi dari sayuran segar, seperti sawi putih, timun, lobak atau kol. Cara pembuatannya sendiri memerlukan proses cukup lama karena memerlukan proses fermentasi. Selain sayur, campuran beragam bumbu masak membuat rasa kimchi memiliki kombinasi yang beragam dengan rasa dominan asin dan pedas.

Kimchi yang sudah jadi atau telah melalui proses fermentasi, bisa dikonsumsi langsung maupun dijadikan bahan untuk olahan makanan lain, Seperti sup kimchi, nasi goreng kimchi maupun dijadikan toping makanan lainnya.

Berbicara tentang manfaat kimchi, perlu mengetahui kandungan gizi di dalam makanan satu ini. Dalam satu porsi kimchi atau sebanyak 100 gram kimchi mengandung:

Baca Juga: Manfaat Rebusan Kulit Nanas

  • 17 kalori.
  • 7 gram karbohidrat.
  • 3 gram serat
  • 3,88 gram gula
  • 39 mg kalsium
  • 485 mg sodium
  • 11,7 mg vitamin C
  • 728 IU vitamin A

Dilihat dari kandungan gizinya, kimchi merupakan makanan rendah kalori, tidak mengandung protein dan lemak. Selama tidak dikonsumsi secara berlebih dapat memberi banyak manfaat bagi kesehatan.

Manfaat Kimchi Untuk Kesehatan

Kimchi menjadi salah satu makanan yang sehat karena bakteri, kuman dan kontaminasi yang mungkin terjadi hilang dalam proses fermentasi. Maka berikut manfaat kimchi bagi kesehatan:

1. Makanan Probiotik

Dalam proses fermentasi kimchi dapat menghasilkan bakteri asam laktat bernama Lactobacillus kimchii atau bisa disebut sebagai bakteri baik. Karena bakteri tersebut kimchi menjadi makanan prebiotik sama halnya dengan yogurt.

Baca Juga: Kriteria Makanan Sehat Untuk Tubuhmu

Kandungan prebiotik kimchi bermanfaat untuk sistem pencernaan, sebab menjaga keseimbangan mikroba di usus sekaligus meningkatkan fungsi usus. Membuat usus dapat maksimal menyerap nutrisi makanan.

2. Meningkatkan Imunitas dan Anti-Aging

Di dalam kimchi juga terdapat vitamin C, klorofil, fenol dan karotenoid. Nutrisi tersebut bekerja untuk meningkatkan sistem imun serta menjaga kesehatan kulit. Terutama vitamin C yang membuat imunitas lebih kuat melawan infeksi. Ditambah kombinasi nutrisi lain membantu menangkal radikal bebas serta merangsang produksi kolagen.

Baca Juga: Manfaat Ketumbar Untuk Jantung

Kolagen sendiri merupakan protein untuk menjaga kekenyalan atau elastisitas kulit. Karenanya kandungan ini membantu memperlambat proses penuaan kulit. Selain itu ada protein lain yang tidak kalah manfaatnya untuk tubuh.

3. Baik Untuk Kesehatan Jantung

Kandungan prebiotik pada kimchi ternyata memiliki manfaat untuk jantung. Sifat antioksidan, anti-inflamasi serta dapat menurunkan kolesterol bekerja baik untuk menjaga kesehatan jantung dengan baik.

Baca Juga: Macam-macam Diet Ampuh Menurunkan Berat Badan

Bakteri prebiotik juga dapat menghasilkan bahan kimia sebagai bagian dari metabolisme. Bahan kimia tersebut akan terserap ke dalam darah, kemudian mampu mengaktifkan reseptor di dalamnya sehingga menurunkan tekanan darah.

4. Mencegah Kanker

Sayur sawi putih sebagai bahan utama kimchi merupakan sayur cruciferous, merupakan kelompok sayuran yang mengandung senyawa anti kangker. Beragam penelitian menyebutkan terdapat senyawa anti kanker pada sawi yakni b-sitosterol dan asam linoleat. Keduanya dapat bermanfaat optimal pada olahan kimchi yang melalui proses fermentasi dengan tepat. Yakni ketika kimchi tidak terlalu matang maupun tidak terlalu mentah.

5. Membantu Program Diet

Kimchi cocok sebagai menu untuk Kamu yang sedang menjalankan program diet. Sebab baik kimchi segar maupun fermentasi rendah kalori. Maka tidak perlu khawatir memakan banyak kimchi tidak akan menambah berat badan Kamu.

Cara Membuat Kimchi

Di Indonesia, Kamu bisa mendapat kimchi di beberapa restoran maupun membeli secara online. Baik kimchi dengan resep tradisional maupun yang telah melalui inovasi menyesuaikan selera dalam negeri. Namun tidak ada salahnya membuat kimchi sendiri. Berikut resep kimchi ala Korea:

Bahan utama:

  • 2,5 kg sawi putih.
  • Sayur pelengkap seperti lobak
  • 1 daun bawang.
  • ½ cangkir garam.

Bahan bumbu:

  • 5 siung bawang putih.
  • 1 buah bawang bombai.
  • 1 sdt gula pasir.
  • 5 sdm bubuk cabai (gochugaru).
  • 1 sdt jahe, yang sudah diparut.
  • 1 sdm udang kering .
  • 1 sdm saus tiram.
  • 2 sdm tepung terigu.
  • ½ cangkir minyak ikan.
  • Air secukupnya

Cara membuat:

  • Potong 1 bonggol sawi memanjang menjadi empat bagian, cuci bersih lalu tiriskan.
  • Taburkan garam pada setiap sela daun sawi, lalu diamkan selama dua jam.
  • Buat bumbu pasta. Kecuali tepung terigu, campurkan semua bahan dan tambah air secukupnya untuk melarutkan. Tambah larutan tepung terigu.
  • Siapkan wadah bersih, siapkan lobak dan wortel dengan memotong kecil-kecil. Masukkan pula sawi
  • Campur bumbu pasta, serta oleskan ke setiap bagian sayur merata hingga kemerahan di setiap bagian.
  • Setelah dibumbui secara merata, diamkan sayuran pada suhu ruangan atau simpan dalam kulkas selama tiga hingga lima hari.
  • Kimchi siap dinikmati.

Meski banyak manfaat kimchi untuk kesehatan, sebaiknya tetap membatasi konsumsi dalam jumlah wajar. Sebab kandungan garam pada proses pengawetan kimchi dapat memberi pengaruh buruk pada tubuh. Meskipun proses fermentasi dapat menekan efek negatif tersebut akan lebih baik untuk berjaga-jaga dengan tidak mengonsumsi secara berlebihan.