Manfaat Kunyit untuk Pengobatan Maag hingga Depresi

7 February 2022
Manfaat Kunyit untuk Pengobatan Maag hingga Depresi
BY Awal Mula

 

Seperti kebanyakan rempah lainnya, kunyit atau kunir memiliki sejarah panjang dalam pengobatan tradisional. Rempah yang dibudidayakan dari akar atau rimpang ini selain memberi warna kuning cerah pada makanan, juga dikenal memiliki antioksidan dan antiinflamasi yang kuat. Zat aktif yang dapat memberikan warna kuning pada kunyit ini dinamakan kurkumin. Kurkumin sebagai senyawa aktif dapat memberikan segudang manfaat bagi kesehatan. 

 

Di Indonesia, kunyit sering dijadikan bahan untuk membuat jamu kunyit asam guna meredakan nyeri haid saat menstruasi atau mengendalikan gula darah.  Namun tidak hanya itu Kawan Mula, rempah satu ini juga memiliki manfaat lainnya, loh. Apa saja manfaat kunyit? Yuk, baca pembahasannya di artikel ini.

 

Manfaat Kunir untuk Kesehatan

Kunyit merupakan rempah atau bumbu yang berasal dari akar Curcuma Longa. Tanaman yang tumbuh di India dan bagian Asia Tenggara ini mengandung kurkumin. Kandungan ini dapat digunakan untuk mengobati peradangan atau pembengkakan seperti osteoarthritis, yaitu peradangan kronis yang terjadi di sendi akibat kerusakan pada tulang rawan.

Baca Juga: Mengenali Kunyit Sebagai Makanan dan Minuman Sehat bagi Tubuh

Selain itu, kunir juga digunakan untuk pengobatan lainnya. Berikut ini manfaat kunyit bagi kesehatan yang perlu Kawan Mula ketahui.

 

1. Mengobati peradangan

Salah satu manfaat kurkuma yang paling terkenal adalah untuk mengatasi peradangan berkat kandungan kurkumin pada kunyit. Seperti dilansir dari Everyday Health, berdasarkan penelitian, konsumsi kurkumin dengan dosis yang tepat dapat menjadi pengobatan antiinflamasi yang lebih efektif dibandingkan obat peradangan pada umumnya seperti ibuprofen atau aspirin.  Oleh karena itu, kurkumin dapat membantu mengobati beberapa peradangan kronis seperti penyakit radang usus, radang sendiri, dan pankreatitis.

 

2. Mencegah dan mengobati penyakit kanker

Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan adanya pertumbuhan sel yang tidak terkendali. Pertumbuhan tumor berkaitan dengan peradangan. Fungsi antiinflamasi pada kurkumin berperan dalam mengobati dan mencegah berbagai jenis kanker seperti kanker payudara, prostat, kanker kolorektal, pankreas hingga lambung.

 

Selain itu, kurkumin juga telah dipelajari sebagai pengobatan yang bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan dan perkembangan kanker. Berdasarkan penelitian, kurkumin dapat berkontribusi dalam mengurangi metastasis (penyebaran kanker), mengurangi angiogenesis (pertumbuhan pembuluh darah baru pada tumor), dan kematian sel kanker. Pada penelitian lain yang dilakukan pada tikus tentang kurkumin, hasilnya menunjukkan bahwa kandungan tersebut dapat membantu memperlambat penyebaran sel tumor dan mencegah terbentuknya tumor.

 

3. Meredakan nyeri haid

Sebuah studi menunjukkan bahwa kandungan kurkumin yang terdapat pada suplemen berkhasiat sebagai pereda nyeri alami yang bisa meringankan gejala PMS (pra-menstruasi) pada wanita. Selain itu, kunir juga dikenal dapat meredakan kram perut. Hal ini terjadi karena kandungan kurkumin bekerja dengan cara melemaskan kontraksi rahim yang dapat mengakibatkan kram perut saat haid. Di Indonesia, kunyit sering dijadikan bahan pembuatan jamu kunyit asam untuk membantu meredakan sakit haid. Selain itu, kurkumin juga bisa mengurangi produksi prostaglandin, yaitu hormon yang menghasilkan peradangan dan menyebabkan rasa sakit.

 

Lalu, manfaat kunyit semakin kuat berkat adanya efek antioksidan saponin, alkaloid, tanin, sesquiterpenes, dan phlobatannin yang ada di asam jawa, sehingga kontraksi rahmi lebih tenang. Meski demikian, para ahli tetap menyarankan agar wanita yang mengalami pendarahan berat saat menstruasi untuk tidak mengonsumsi kunyit.

 

4. Mengendalikan gula darah

Bagi penderita diabetes, kunyit dapat berperan dalam mengendalikan gula darah agar tetap stabil sekaligus mencegah dan mengobati diabetes tipe 2. Berdasarkan studi yang terbit tahun 2013 menunjukkan bahwa kurkumin pada kunyit bisa menurunkan kadar glukosa yang terdapat dalam darah. Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh 240 orang dewasa pengidap pradiabetes, hasilnya menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen yang mengandung kurkumin selama 9 bulan dapat menurunkan peluang terkena penyakit diabetes.

 

Sementara penelitian lain juga menunjukkan bahwa suplemen dari ekstrak kunyit dapat membantu meningkatkan insulin, membuat gejala diabetes lebih bisa ditangani, dan menstabilkan kadar gula dalam darah. Kemudian, hal ini dapat menurunkan risiko komplikasi yang berhubungan dengan diabetes. Namun, hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut untuk memastikan kegunaan kunyit pada penderita diabetes.

 

5. Mengurangi depresi 

Berdasarkan sebuah studi, kandungan kurkumin pada kunyit dapat membantu antidepresan bekerja lebih baik dalam mengurangi gejala depresi. Selain itu, seperti dilansir dari Healthline, kurkumin memiliki manfaat dalam melawan depresi. Rempah satu ini telah menunjukkan hasil dari penelitian yang dilakukan pada 60 orang pengidap depresi. Mereka diacak menjadi tiga kelompok. Pada kelompok pertama, mereka diminta mengonsumsi Prozac (obat untuk depresi). Lalu, kelompok kedua diminta untuk mengonsumsi 1 gram kurkumin. Selanjutnya, kelompok ketiga mengonsumsi keduanya secara bersamaan.  Setelah 6 minggu, hasilnya menunjukkan bahwa kurkumin bisa memperbaiki serupa dengan Prozac. Sedangkan kelompok yang mengonsumsi Prozac dan kurkumin menunjukkan hasil terbaik. Berdasarkan penelitian tersebut, kurkumin dan antidepresan sama-sama efektif untuk mengobati depresi.

 

6. Mengobati maag

Sudah sejak lama kunir dikenal sebagai obat untuk gangguan pencernaan. Ketika maag mulai kambuh, Kawan Mula bisa mencoba minum teh kunyit hangat untuk meredakan rasa sakitnya. Penyakit maag timbul akibat adanya luka di lambung yang disebabkan karena makanan tertentu, minuman beralkohol, kebiasaan merokok, hingga konsumsi obat anti-nyeri dalam jangka panjang. Hal tersebut dapat mengikis lapisan pada kerongkong dan dinding usus, yang kemudian memicu asam lambung naik.

 

Berdasarkan jurnal Pharmacognosy Reviews, hasil penelitiannya menunjukkan efek kurkumin dapat mengobati peradangan yang disebabkan luka dan melindungi perut dengan meningkatkan produksi lendir pada dinding lambung.

 

Itulah khasiat kurkuma yang bisa Kawan Mula dapatkan. Manfaat kunyit ini sangatlah beragam bukan? Apakah Kawan Mula tertarik untuk mencoba dan rutin mengonsumsi kunir? Kalau iya, kamu bisa mulai mencoba ekstrak kunyit dari Herbilogy. 

 

Herbilogy Turmeric Extract Powder merupakan bubuk ekstrak kunyit yang terbuat dari 100% curcuma domestica yang dibuat tanpa tambahan gula, zat pewarna, zat perasa, Monosodium Glutamat (MSG), dan bahan pengawet. Selain itu, Herbilogy juga dikemas dalam bentuk pouch yang praktis sehingga memudahkan Kawan Mula ketika mengonsumsi kunyit. 

 

Seperti dikutip dari Medical News Today, menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), pada satu sendok makan bubuk kunir terdapat nutrisi yang di dalamnya terkandung sebagai berikut: 0,91 gram protein, 0,31 gram lemak, 29 kalori, 6,31 gram karbohidrat, 2,1 gram serat dan 0,3 gram gula. Dengan rutin mengonsumsi satu sendok makan kurkuma, maka Kawan Mula dapat memenuhi asupan harian zat besi sebanyak 16%, harian potasium sebanyak 5%, mangan sebanyak 26% dan vitamin C sebanyak 3% dalam tubuh.

 

Jika Kawan Mula tertarik mencoba ekstrak bubuk kunyit untuk merasakan manfaatnya. Kamu bisa pesan dan mendapatkannya di awalmula.co.id, sebuah platform e-commerce produk kesehatan lokal yang menyajikan berbagai bahan dan produk makanan serta minuman sehat, yang terjamin kualitasnya. Dengan begitu, Awal Mula bisa mendukung Kawan Mula dalam menjalani pola hidup yang lebih sehat.