10 Manfaat Teh Chamomile untuk Kesehatan Tubuh

11 August 2022
10 Manfaat Teh Chamomile untuk Kesehatan Tubuh
BY Awal Mula

Teh chamomile merupakan teh yang terbuat dari kelopak bunga chamomile. Ada dua jenis chamomile yang sering ditemui, yakni chamomile yang berasal dari Roma dan chamomile yang berasal dari Jerman. Keduanya sama-sama digunakan untuk pembuatan teh. Hanya saja, karena chamomile Roma memiliki rasa yang sangat pahit, maka dia lebih banyak dimanfaatkan sebagai pewarna dan minyak essensial.

10 Manfaat Teh Chamomile

Sebagai teh yang masuk ke dalam teh herbal atau tisane, chamomile memiliki banyak manfaat. Hal ini diduga berasal dari kandungan senyawa aktif yang ada di dalamnya seperti azolin, bisabolol, luteolin, dan apigenin. Ulasan berikut, merupakan beberapa manfaat yang ada pada teh chamomile.

1. Mencegah diabetes

Kandungan antiinflamasi pada teh chamomile mampu mencegah kerusakan pada dinding pankreas saat gula darah meningkat. Pankreas berkontribusi terhadap produksi hormon insulin. Karena itu kesehatannya wajib dijaga.

Baca Juga: Manfaat Teh Hitam Untuk Diet

Penderita diabetes, cenderung mengalami komplikasi. chamomile ternyata mampu menghambat perkembangan enzim yang menyebabkan komplikasi diabetes seperti katarak, retinopati, neuropatik diabetik, dan nesfropati.

Bahkan, menurut peneliti dari universitas of Toyama, Jepang, mengkonsumsi teh chamomile setiap hari jika dipadukan dengan pola makan yang baik, akan mencegah hiperglikemia dan komplikasi diabetes. Karena itu, dunia farmasi sudah melirik chamomile untuk pengembangan obat diabetes tipe II.

2. Meredakan gejala flu

Sakit kepala dan hidung tersumbat, merupakan gejala flu. Sifat antiradang yang dimiliki teh chamomile, bisa membantu Kamu mengatasi hal tersebut.

Baca Juga: Manfaat Teh Daun Kelor Untuk Kesehatan

Teh ini bisa menjadi alternatif untuk Kamu yang tidak suka minum obat. Penambahan 1-2 sdt madu atau irisan jahe dapat membuat teh lebih enak dan bernutrisi.

3. Meredakan nyeri menstruasi

Teh chamomile memiliki kandungan azolin yang berperan sebagai antiradang dan antinyeri alami, serta bisabolol yang bersifat menenangkan. Adanya kedua zat ini dapat meringankan kram atau nyeri menstruasi serta meredam emosi yang mudah naik saat PMS.

Baca Juga: Berbagai Manfaat Air Rebusan Ketumbar

4. Memperbaiki kualitas tidur

Kandungan zat apigenin pada teh chamomile memiliki efek seperti obat penenang dan meredakan kecemasan, sehingga mendorong rasa kantuk. Teh ini menjadi terapi alternatif yang paling sering dipakai untuk memperbaiki kualitas tidur, memperpanjang waktu tidur dan mengatasi insomnia.

Namun, bagi orang yang memiliki gangguan tidur akibat penyakit tertentu seperti depresi, gangguan bipolar, sleep apnea, atau hipertiroidisme mengkonsumsi teh ini dianggap kurang efektif. Karena efek penenang yang dimiliki hanya bersifat sementara.

5. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Berdasarkan jurnal penelitian Electronic Physician, ekstrak chamomile mempunyai sifat antibakteri dan antiradang yang mampu meningkatkan kesehatan sistem pencernaan. Teh ini membantu mengatasi perut kembung, mengendurkan otot-otot pendistribusi makanan, dan mencegah maag.

6. Menghambat pertumbuhan kanker

Teh chamomile yang dikonsumsi rutin, bisa mengurangi risiko penyakit kanker. Hal ini karena adanya kandungan apigenin, flavonoid yang yang mampu membunuh sel kanker. Penelitian menunjukkan bahwa senyawa ini sangat efektif untuk membunuh sel kanker pada prostat, payudara, kulit, rahim, dan saluran pencernaan.

7. Menurunkan tekanan darah

Menurut ahli diet, Kathryn Bubec, teh chamomile mampu membantu menurunkan tekanan darah sistolik. Teh ini mampu meringankan sakit kepala akibat hipertensi, serta menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

8. Membantu mengatasi inflamasi

Sifat antiinflamasi atau anti peradangan yang dimiliki teh chamomile mampu menjaga tubuh dari penyakit yang ditimbulkan akibat inflamasi. Keluhan yang sering muncul adalah gangguan gastrointestinal, seperti refluks esophagus, penyakit diverticular, dan kejang otot polos.

9. Membantu penurunan berat badan

Teh chamomile memiliki kandungan kalori yang rendah. Minuman ini bisa menjadi pengganti minuman manis lainnya, seperti jus kemasan dan soda. Jika diikuti dengan pola makan yang sehat, maka penurunan berat badan dapat dicapai dengan mudah.

10. Meningkatkan sistem imun tubuh

Sifat antibakteri yang dimiliki teh chamomile, mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. konsumsi rutin teh ini, juga bisa mencegah seseorang terjangkit batuk dan pilek.

Umumnya, teh chamomile memang aman dikonsumsi, hanya saja konsumsi yang berlebihan bisa menyebabkan efek samping bagi tubuh, misalnya meningkatkan risiko keguguran, menyebabkan kantuk yang berlebihan, memicu alergi, memicu pendarahan internal jika dikonsumsi bersama obat pengencer darah, dan dapat meniru hormon esterogen. Jika hormon ini terlalu banyak maka akan menyebabkan perut kembung, badan lemas, rambut rontok, memicu kanker payudara dan rahim.

Karena itu, konsumsi teh chamomile yang dianjurkan hanya sebanyak 7-8 kali dalam dua minggu. Selain itu, hindari mengkonsumsi teh chamomile bagi ibu hamil, menyusui, alergi terhadap bunga aster, serta penderita penyakit hati atau ginjal. Untuk lebih amannya, lebih baik konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakannya sebagai obat penyakit tertentu.

Tips Memilih Teh Chamomile

Bagi Kamu yang baru ingin mencoba mengkonsumsi teh chamomile, maka ada baiknya mengikuti tips berikut.

Sesuaikan rasa dan aroma teh chamomile dengan selera Kamu

Sebenarnya, teh chamomile murni sudah terasa nikmat. Hanya saja, bagi peminum teh herbal pemula, lebih baik pilih yang sudah dipadukan dengan bahan herbal lain. Ada banyak varian rasa dan aroma yang bisa disesuaikan dengan selera Kamu.

Pilih yang organik

Meski cenderung memiliki harga yang relatif lebih mahal, tetapi chamomile organik tentu memiliki rasa dan kualitas yang sebanding. Memilih produk organik di Indonesia sebenarnya cukup mudah. Kamu hanya perlu melihat label yang tertera di kemasannya. Jika tertulis “USDA Organik”, maka produk itu mengandung 95% bahan organik. Jika berlabel “Dibuat dengan komposisi organik”, artinya produk tersebut mengandung 70% organik. Sementara tulisan “mengandung bahan organik”, mewakili arti bahwa produk mengandung bahan organik kurang dari 70%.

Hindari teh chamomile yang mengandung kafeina

Pada dasarnya, teh chamomile tidak mengandung kafeina. Karena itu, dia memiliki kemampuan untuk merelaksasi tubuh sehingga Kamu bisa tidur lebih nyenyak. Namun, beberapa teh herbal mengandung malah mengandung kafeina. Untuk itu, cek table gizi untuk mengetahuinya.