Olahraga yang Cocok untuk Kamu si Kaum Sibuk!

7 February 2022
Olahraga yang Cocok untuk Kamu si Kaum Sibuk!
BY Awal Mula

Bagi Kawan Mula yang super sibuk sering kali menempatkan olahraga di daftar paling bawah dari aktivitas sehari – hari. Wajar memang apabila melihat waktu yang dirasa kurang akibat pekerjaan, namun olahraga tetap diperlukan dan menjadi hal terpenting yang seharusnya dilakukan setiap hari demi kesehatan yang lebih baik. Jadi bagaimana Kawan Mula bisa meluangkan waktu untuk berolahraga ketika aktivitas terasa padat? Berikut adalah tiga (3) olahraga ringan yang cocok untuk kalian si kaum sibuk.

 

Jogging

Para peneliti dari Copenhagen City Heart Study telah memantau kesehatan lebih dari 1.000 joggers (pelari) dan 400 non – joggers (non – pelari) yang sehat tetapi tidak aktif. Antara tahun 2001 dan 2014, 156 dari peserta penelitian ini meninggal. Para peneliti menemukan bahwa tingkat kematian light jogger (pelari dengan intensitas ringan) adalah 90% lebih rendah daripada non – joggers (non – pelari), sedangkan moderate joggers (pelari dengan intensitas sedang) sekitar 60% lebih rendah. Nah, melihat penelitian ini ada baiknya Kawan Mula melakukan aktifitas fisik aktif yang bisa dimulai dengan jogging di pagi hari ya!

 

Walking (berjalan)

Kawan Mula yang ingin berangkat ke kantor bisa nih menerapkan olahraga satu ini, yaitu walking! Ternyata, dengan walking Kawan Mula bisa mendapatkan beberapa manfaat kesehatan bagi tubuh, seperti:

  • Bisa melawan efek gen yang meningkatkan berat badan. Peneliti Harvard telah mengamati 32 gen yang menyebabkan obesitas di lebih dari 12.000 orang. Mereka kemudian menemukan bahwa, di antara peserta penelitian yang berjalan cepat selama sekitar satu jam sehari, efek dari gen tersebut terpotong setengahnya.
  • Membantu menekan rasa ingin makan/minum yang manis. Penelitian dari University of Exeter menemukan bahwa berjalan kaki 15 menit dapat mengurangi keinginan untuk makan cokelat dan bahkan mengurangi jumlah cokelat yang Anda makan dalam situasi stres. Dan penelitian terbaru menegaskan bahwa jalan kaki dapat mengurangi rasa ngidam serta asupan berbagai camilan manis.
  • Mengurangi risiko terkena kanker payudara. Para peneliti sudah tahu bahwa segala jenis aktivitas fisik menumpulkan risiko kanker payudara. Tetapi sebuah studi American Cancer Society yang memusatkan perhatian pada walking menemukan bahwa wanita yang berjalan tujuh jam atau lebih dalam seminggu memiliki risiko 14% lebih rendah terkena kanker payudara daripada mereka yang berjalan tiga jam atau kurang per minggu.
  • Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Berjalan dapat membantu melindungi Anda selama musim dingin dan flu. Sebuah penelitian terhadap lebih dari 1.000 pria dan wanita menemukan bahwa mereka yang berjalan setidaknya 20 menit sehari, setidaknya 5 hari seminggu, memiliki hari sakit 43% lebih sedikit daripada mereka yang berolahraga seminggu sekali atau kurang. Dan jika mereka jatuh sakit, durasinya lebih pendek, dan gejalanya lebih ringan.

 

Cycling (bersepeda)

Tips kedua untuk Kawan Mula yang sibuk adalah bersepeda sembari menuju kantor! Ya, ternyata bersepeda tidak hanya memberikan manfaat kesehatan loh, ada beberapa manfaat lainnya juga seperti:

  • Studi dari Universitas Purdue di AS telah menunjukkan bahwa bersepeda secara teratur dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 50 persen. Dan menurut British Heart Foundation, sekitar 10.000 serangan jantung fatal dapat dihindari setiap tahun jika orang menjaga diri mereka tetap bugar. Bersepeda hanya 20 mil atau 1,6 km seminggu mengurangi risiko penyakit jantung hingga kurang dari setengah dari mereka yang tidak berolahraga, katanya.
  • Peneliti Jay Zagorsky, dari Ohio State University, menganalisis data dari National Longitudinal Survey of Youth yang melihat 7.300 orang diwawancarai secara teratur antara tahun 1985 dan 2000. Mereka melihat bagaimana kaum obesitas beserta keuangan mereka telah berubah selama periode itu dikarenakan bersepeda! Ya, dengan bersepeda Kawan Mula bisa lebih berhemat pada sektor transportasi seperti halnya bensin hingga perawatan kendaraan pribadi.
  • Pengendara sepeda hanya terpapar 8.000 partikel ultrahalus per sentimeter kubik menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Imperial College London. Hal ini sangat sedikit apabila dibandingkan dengan penumpang taksi terpapar lebih dari 100.000 partikel ultra halus yang dapat mengendap di paru-paru. Penumpang bus umum di bawah 100.000 dan orang-orang di mobil menghirup sekitar 40.000. Diperkirakan bahwa pengendara sepeda menghirup lebih sedikit asap karena mereka berkendara di tepi jalan yang tidak seperti pengemudi lainnya dimana secara langsung berada ditengah asap knalpot.

 

Wah, menarik ya Kawan Mula beberapa hasil penelitian dari ketiga jenis olahraga yang cocok bagi kalian si kaum sibuk. Kawan Mula bisa memilih mana yang dianggap paling sesuai dengan kebiasaan, kebutuhan tubuh, hingga ketertarikan Kawan Mula semua. Hal terpenting adalah tetap bergerak aktif untuk menjaga kesehatan tubuh terlebih ditengah pandemic COVID – 19 ini ya! Bisa juga dipenuhi dengan berbagai pilihan suplemen, vitamin, hingga snacks sehat dari Awal Mula yang bisa dipesan di awalmula.co.id!