Waspada! Penyebab Wajah Cepat Tua. Jarang Pakai Tabir Surya Salah Satunya!

22 September 2022
Waspada! Penyebab Wajah Cepat Tua. Jarang Pakai Tabir Surya Salah Satunya!
BY Awal Mula

Penuaan menjadi salah satu hal alami yang terjadi pada setiap orang. Namun, penuaan dini yang muncul terkadang mengganggu bagi beberapa orang. Tanpa sadar, beberapa tindakan sehari-hari dapat menyebabkan kulit wajah menjadi cepat tua. Ini dia penyebab wajah cepat tua yang harus Anda ketahui!

Penyebab Wajah Terlihat Cepat Tua

1. Paparan sinar matahari

Paparan sinar matahari merupakan faktor utama yang paling sering menyebabkan kulit wajah menjadi lebih cepat tua. Paparan sinar matahari ini menjadi pemicu munculnya bintik-bintik penuaan, kerutan, dan berkurangnya elastisitas kulit dan kulit yang terlihat kendur.

Baca Juga: Jenis Essential Oil dan Manfaatnya Untuk Kesehatan

Faktanya sekitar 70% dari proses penuaan kulit wajah tergantung pada jumlah sinar matahari yang terpapar pada kulit tubuh. Radiasi matahari mempercepat penghancuran serat kolagen di kulit melalui proses oksidasi.

Serat kolagen elastis menjadi kaku dan rapuh sehingga menyebabkan struktur dasarnya hancur dan fenomena ini biasa disebut dengan elastosis surya. Proses oksidasi yang dipercepat juga merusak materi genetic pada sel kulit dan menyebabkan pembelahan sel yang tidak normal.

Baca Juga: Kenali Perbedaan Purging dan Breakout Pada Wajah

Dengan demikian, radiasi matahari juga meningkatkan resiko lesi kulit ganas dan pra-ganas dan tentu saja menyebabkan munculnya kulit kasar, tipis, dan keriput. Paparan sinar matahari yang berkepanjangan dapat merusak kelenjar sebaceous dan menyebabkan kulit kering dan sensitif.

2. Merokok

Merokok dapat menyebabkan garis-garis halus yang biasanya muncul di tempat-tempat dimana kulit sangat tipis, seperti sisi mata dan di atas bibir atas. Garis ini muncul 10-15 tahun kemudian.

Penyebab kerutan dini di kalangan perokok terletak pada penurunan kadar vitamin C dalam darah mereka yang rata-rata 60% lebih rendah dibandingkan dengan tingkat yang ditemukan oleh non-perokok.

Baca Juga: Kriteria Makanan Sehat Untuk Tubuhmu

Penyebab kulit menua di kalangan anak muda biasa disebabkan oleh penurunan kadar vitamin C dalam darah yang rata-rata 60% lebih rendah dibandingkan dengan tingkat yang ditemukan dalam darah non-perokok. Vitamin C menjadi komponen pengunci dalam produksi serat kolagen yang bertanggung jawab terhadap elastisitas dan tampilan kulit yang lebih muda dan sehat.

3. Diet rendah protein dan kaya karbohidrat

Diet kaya gula dan permen sederhana menyebabkan jaringan ikat kulit menjadi kaku dan kehilangan elastisitasnya. Protein lengkap penting untuk produksi struktur protein yang penting untuk penampilan kulit yang segar seperti asam hyaluronat, serat kolagen, dan elastin.

Baca Juga: Menu Diet Debm Seminggu

4. Diet rendah buah dan sayuran

Buah-buahan dan sayuran adalah sumber utama antioksidan dalam nutrisi kita sehari-hari. paparan sinar matahari, merokok, dan penyakit kroonis dan polusi udara menyebabkan kerusakan oksidasi yang mempercepat kulit terlihat lebih tua.

Antioksidan banyak ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran untuk mencapai lapisan kulit yang lebih dalam dan menetralkan kerusakan oksidatif yang terkait dengan paparan sinar matahari yang berkepanjangan.

Baca Juga: Macam-Macam Diet Menurunkan Berat Badan

Buah-buahan dan sayuran yang kaya akan vitamin C sangat penting untuk produksi kolagen yang tepat. Berry merupakan salah satu buah yang mengandung banyak vitamin C.

5. Genetika

Tubuh kita memiliki kemampuan melekat untuk menghasilkan enzim yang berperan sebagai antioksidan bersama dengan kemampuan untuk memperbaiki kerusakan individu pada DNA yang merupakan kode genetik pada semua sel.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Jerawat Punggung dengan Cepat

Enzim antioksidan yang diproduksi dalam tubuh bertanggung jawab atas perbaikan yang efektif dari kerusakan kode genetik yang berkaitan dengan proses penuaan. Kecenderungan untuk memperbaiki kerusakan genetic dan jumlah antioksidan yang diproduksi tubuh secara alami melekat pada genom sehingga mempengaruhi tingkat kerusakan yang terjadi pada kulit dan menyebabkan proses penuaan.

6. Stress

Stress emosional yang berkepanjangan dapat menyebabkan peningkatan sekresi hormone stress seperti kortisol dan adrenalin.

Baca Juga: Kandungan Skincare Yang Tidak Boleh Dipakai Bersamaan

Hormone stress ini dapat mempercepat berbagai proses penuaan yang berkaitan dengan penekanan sintesis normal jaringan ikat, karakteristik pada wajah dan proses osteoporosis yang menyebabkan perubahan pada struktur tulang.

7. Kurang tidur

Selama tidur, kelenjar pituitary di otak mengeluarkan hormon pertumbuhan. Kurang tidur yang berkepanjangan bisa ditandai dengan munculnya beberapa tanda di kulit wajah dan menyebabkan penuaan dini serta menyebabkan banyak proses patologis lainnya.

Baca Juga: Pelajar Teknik Double Cleansing Agar Wajah Lebih Sehat

8. Alkohol

Alkohol dapat menyebabkan kerusakan pada tekstur dan warna kulit serta memberikan pengaruh yang cukup besar pada bagian rongga mata. Minum alkohol dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan mata melotot dan mempengaruhi kulit karena akumulasi produk pemecahan racun di lapisan kulit yang lebih dalam. Hal ini berkaitan dengan munculnya kapiler dan kemerahan di pipi dan batang hidung.

9. Depresi

Perasaan sedih dan putus asa berkepanjangan dapat menyebabkan pemendekan telomere yakni struktur yang terletak di semua sel dalam tubuh yang dapat mempengaruhi masa hidup sel. Pemendekan telomere ini dapat mempengaruhi materi genetik di semua sel yang menghentikan pembelahan sel dan menyebabkan kematian sel premature. Depresi dapat menyebabkan peningkatan hormone stress dan disertai dengan gangguan tidur serta gizi yang buruk sehingga menjadikan kulit terlihat lebih tua.