Jangan Salah Pilih, Kenali Perbedaan Garam Ikan dan Garam Krosok Ini!

10 March 2022
Jangan Salah Pilih, Kenali Perbedaan Garam Ikan dan Garam Krosok Ini!
BY Awal Mula

Garam merupakan bahan yang sering digunakan dalam setiap masakan untuk menambah cita rasa pada makanan. Namun, terlalu banyak memberikan garam dapat membuat masakan menjadi keasinan. Meski begitu, garam sendiri memiliki beberapa jenis diantaranya, yaitu garam krosok dan garam ikan. Untuk mengetahui perbedaan garam ikan dan garam krosok, simak pembahasannya di artikel ini!

Apa Itu Garam Krosok dan Garam Ikan?

Garam krosok adalah jenis garam dengan bentuk butiran yang kasar dan lebih besar daripada garam meja. Garam krosok dihasilkan ketika musim kemarau saja. Sedangkan saat musim penghujan, tambak garam krosok bisa beralih fungsi menjadi lahan tambak bandeng atau udang.

Jenis garam ini tidak mudah larut dan memiliki tingkat rasa asin yang jauh lebih kuat. Biasanya jenis garam ini digunakan sebagai pengawet makanan seperti mengawetkan ikan asin. Garam krosok mengandung mineral dan ion yang berperan penting untuk menjaga keseimbangan metabolisme tubuh.

Sedangkan garam ikan adalah jenis garam yang tidak mengandung yodium, namun mengandung senyawa NaCl. Karena hal itulah, garam ikan sering disebut sebagai garam tanpa yodium. Hal ini disebabkan karena tidak adanya kandungan mineral pada garam ikan.

Baca Juga: Daftar Menu Diet Mediterania Yang Wajib Kamu Coba

Jika terdapat senyawa lain pada garam ikan, justru dapat memberikan pengaruh yang buruk untuk perkembangan atau pertumbuhan ikan. Sebab garam ikan sering digunakan untuk membunuh jamur dan bakteri yang dapat menjadi sumber penyakit pada ikan.

Perbedaan Manfaat Antara Garam Ikan dan Garam Krosok

Meski sama-sama garam, tapi garam ikan dan garam krosok memiliki manfaat yang berbeda, berikut ini perbedaan kedua jenis garam dilihat dari kegunaan atau manfaatnya:

Manfaat Garam Ikan

Berikut ini manfaat garam ikan yang bisa Kawan Mula peroleh ketika menggunakannya:

Mencegah Pertumbuhan Bakteri

Manfaat garam ikan yang paling umum adalah dapat mencegah pertumbuhan bakteri di kolam ikan. Jenis bakteri yang biasa menyerang ikan hias adalah flexibacter columnaris. Untuk mencegah pertumbuhan bakteri pada ikan, penggunaan garam ini bisa dilakukan dengan cara menaburkan garam pada kolam minimal sebulan sekali. 

Baca Juga: Kriteria Makanan Sehat Yang Wajib Kamu Ketahui

Dengan cara tersebut, ikan bisa menjadi lebih sehat dan bebas bakteri penyebab penyakit. Namun, apabila memasuki musim panas atau ketika suhu rata-rata berada di atas 30 derajat celcius, maka perlu meningkatkan frekuensi dalam menaburkan garam menjadi seminggu sekali.

Menormalkan Tingkat Keasaman Air

Kadar pH (keasaman) air bisa memengaruhi perkembangan sekaligus pertumbuhan ikan apabila air kolam ikan terlalu asam. Kadar pH air bisa berubah, salah satu penyebabnya adalah air hujan. Apabila air kolam menjadi asam akibat air hujan, tentu hal ini akan berpengaruh pada ikan yang ada di kolam. 

Manfaat Garam Krosok

Apabila manfaat garam ikan lebih berguna untuk mencegah pertumbuhan bakteri pada ikan dan menormalkan pH air kolam. Garam krosok justru memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. 

Baca Juga: Diet Paleo, Diet Ala Manusia Purba Ampuh Turunkan Berat Badan

Garam krosok merupakan garam sehat yang mengandung mineral dan ion, sehingga berperan penting untuk kesehatan dan metabolisme tubuh. Selain itu, garam ini juga memiliki manfaat lainnya. Berikut ini beberapa manfaat garam krosok bagi kesehatan:

Membantu memperlancar proses metabolisme

Metabolisme yang baik memainkan peran penting dalam meningkatkan fungsi sistem pada tubuh. Perlu diketahui bahwa garam sendiri bisa membantu menyerap air untuk melancarkan organ tubuh. Oleh karena itu, darah bisa menyerap nutrisi dan mineral yang ada pada garam.

Merelaksasi tubuh

Tidak hanya sebagai bahan masakan, garam dapat digunakan untuk membuat tubuh lebih rileks serta merenggangkan otot yang kaku. Manfaat tersebut dapat dirasakan dengan cara berendam menggunakan garam. Kawan Mula cukup mencampurkan garam krosok di bak mandi. Setelah itu, rendamkan tubuh di dalam bak mandi. Dengan cara ini tubuh yang kaku dan tegang bisa menjadi lebih lemas dan rileks.

Mencegah penyakit gondok

Berbeda dengan garam ikan yang tidak mengandung yodium, garam krosok justru mengandung yodium yang berperan penting untuk mencegah penyakit gondok. Selain itu, untuk memproduksi hormon tiroid, tubuh juga membutuhkan yodium dari jenis garam ini.

Nah, itulah perbedaan antara garam ikan dan garam krosok. Setelah mengetahui kedua perbedaan garam tersebut, Kawan Mula bisa menggunakan masing-masing garam sesuai dengan manfaatnya.