Perbedaan Kolagen Sapi dan Kolagen Ikan yang Harus Kamu Tahu!

16 September 2022
Perbedaan Kolagen Sapi dan Kolagen Ikan yang Harus Kamu Tahu!
BY Awal Mula

Protein yang terkandung dalam kolagen sangat bagus untuk kulit, rambut, dan kuku Kamu. Bahkan, dapat menyembuhkan masalah usus dan memperbaiki jaringan ikat di seluruh tubuh. nah, dua produk kolagen yang paling umum adalah kolagen ikan dan kolagen sapi. Apa saja ya perbedaan kolagen sapi dan ikan? Cari tahu pembahasannya disini!

Manfaat Kolagen Sapi untuk Kesehatan

Kolagen daging sapi merupakan suplemen kolagen paling populer di pasaran. Dikenal karena kemampuannya secara langsung dalam meningkatkan produksi kolagen dalam tubuh.

Baca Juga: Rajin Konsumsi Collagen Drink Bisa Bikin Wajah Glowing, Simak Tipsnya

Kebanyakan orang mengonsumsi kolagen karena dapat meningkatkan kesehatan dan elastisitas kulit. Kolagen dapat mengurangi keretakan dan membantu dalam memperbaiki jaringan ikat seperti tulang rawan sendi, materi tulang, dan tendon serta ligament lainnya.

Ada banyak manfaat kesehatan tambahan dari kolagen daging sapi termasuk:

  • Hemat protein karena ketika gula darah rendah, kolagen dapat digunakan untuk energi alih-alih membakar jaringan otot yang berharga.
  • Kualitas tidur yang lebih baik ini dibuktikan berdasarkan penelitian pada manusia yang menunjukkan bahwa glisin dari kolagen yang diminum sebelum tidur dapat meningkatkan kualitas tidur dan memerangi kelelahan di siang hari.
  • Menyembuhkan luka dalam waktu cepat karena kolagen dapat melawan bakteri dan membantu untuk menjaga luka tetap steril. Hal ini juga dapat membentuk lapisan jaringan seperti perancah untuk membantu dalam menutupi luka dan menutupi jaringan yang rusak.
  • Meningkatkan kesehatan usus, kolagen telah terbukti memiliki efek penyembuhan yang menenangkan pada seluruh saluran pencernaan. Penggunaan kolagen juga dapat meningkatkan kadar asam lambung yang rendah dan meningkatkan kesehatan pencernaan dan fungsi usus.

Baca Juga: Manfaat Kolagen Untuk Kesehatan Kulit

Manfaat Kolagen Ikan

Kolagen ikan disebut juga dengan kolagen laut yang berasal dari sisa ikan yang tidak layak untuk dimakan atau dijual di pasaran. Kolagen ikan ini sangat populer di industry kecantikan karena kemampuannya untuk meningkatkan produksi kolagen di kulit dan mendukung kulit bercahaya dan awet muda.

Kolagen ikan ini terbuat dari peptide protein yang lebih kecil dibandingkan dengan peptida kolagen daging sapi.

Perbedaan Kolagen Sapi dan Kolagen Ikan

1. Ketahanan pangan yang berbeda

Seperti yang kita ketahui, sapi hidup di lingkungan tercemar yang terkadang mengandung influenza hewan yang membuat sebagian kolagen sapi tidak mengantongi sertifikat Halal. Sedangkan, ikan yang hidup di laut hidup bebas dan jauh dari polusi serta tidak ada pathogen dan logam berat yang membuat kolagen ikan lebih aman untuk kecantikan atau kesehatan.

2. Sumber kolagen

Kolagen sapi berasal dari tulang sapi yakni tulang rawan atau kulit ternak yang diekstrak sedangkan kolagen ikan diekstrak dari kulit ikan segar atau bersisik.

3. Biaya bahan baku

Bahan baku sapi lebih murah dibandingkan kolagen ikan dari ikan laut yang harganya sangat tinggi. Kolagen ikan juga sering dimanfaat untuk melembabkan, menutrisi, mencerahkan kulit, mengencangkan, dan mencerahkan kulit.

Mana yang Lebih Baik, Kolagen Ikan atau Sapi?

Untuk Kamu yang sensitif dengan kolagen daging sapi, kolagen ikan menjadi pilihan terbaik yang bisa Kamu pilih. Suplemen daging sapi ini sebagian besar berasal dari tulang, tulang rawan, dan kulit sapi.

Berbeda dengan kolagen ikan yang berasal dari sisa kulit dan sisik dari ikan dan kerang. Saat berbelanja suplemen kolagen, pilihlah produk yang terhidrolisis untuk memastikan penyerapan yang optimal.

Kolagen sapi sangat diserap dengan harga terjangkau, tanpa pemanis atau pengwet buatan. Carilah suplemen berkualitas tinggi yang mendukung bubuk protein kolagen dan bubuk protein whey untuk mendapatkan semua protein essensial dan non-essensial dalam satu sumber yang nyaman.

Untuk kolagen sapi-sapian, biasanya dibuat dari berbagai proses ekstraksi berbagai jaringan di tubuh sapi seperti tulang, kulit, tendon, dan organ sapi. Kolagen yang diesktrak dari tendon ini menggunakan enzim seperti alcalase, pepsin, tripsin, dan kolagenase yang berasal dari Penicillium aurantiogriseum dengan efek positif sebagai antioksidan untuk tubuh.

Untuk kolagen ikan, berasal dari sisik ikan nila yang telah digunakan untuk menghasilkan kolagen dengan kualitas yang cukup. Produk sampingan laut seperti jaringan ikan juga menjadi sumber daya yang baik untuk ekstraksi kolagen.

Limbah ini telah banyak digunakan untuk menghasilkan kolagen dengan sifat bioaktif fungsional dengan mengubah parameter ekstraksi suhu yang berbeda dengan tekanan dan waktu reaksi yang berbeda pula. Seringkali digunakan kulit tuna dengan berat molekul rendah.