Perbedaan Purging dan Breakout Pada Wajah, Apa Saja Kira-Kira?

16 June 2022
Perbedaan Purging dan Breakout Pada Wajah, Apa Saja Kira-Kira?
BY Awal Mula

Banyak belum mengetahui perbedaan purging dan breakout. Hal itu wajar mengingat keduanya sama-sama disebabkan oleh pemakaian produk perawatan wajah yang dapat menimbulkan jerawat. Padahal, dua kondisi itu mempunyai perbedaan dari berbagai aspek. Lalu, apa saja perbedaan-perbedaan itu?

Perbedaan Purging dan Breakout

perbedaan purging dan breakout

Ada beberapa hal yang membedakan purging dan breakout. Untuk detail penjelasan sebab-sebab itu bisa Kawan Mula baca di bawah ini!

Purging adalah kondisi kulit mengalami reaksi pembersihan disebabkan oleh efek pemakaian skincare. Efek tersebut akan menimbulkan hasil positif berupa wajah yang lebih bersih dan segar. Sebelum efek tersebut muncul, kulit wajah akan mengalami beberapa kondisi yang tidak menyenangkan, seperti berjerawat, gatal, atau kulit mengelupas. Biasanya, purging terjadi saat Kawan Mula memakai skincare bahan aktif seperti AHA dan BHA.

Sementara itu, penyebab utama breakout adalah ketidakcocokan kulit terhadap produk perawatan wajah yang dipakai, entah itu skincare, sabun muka, atau make up. Penyebab itu terjadi jika Kawan Mula punya wajah sensitif, sedangkan produk perawatan wajah yang Kawan Mula pakai rupanya tidak ramah kulit sensitif.

Breakout juga bisa disebabkan oleh faktor lain. Misalnya gangguan pencernaan, stres, faktor lingkungan, atau kebiasaan memencet jerawat pada wajah.

Cara Mengatasi Purging dan Breakout

Karena keduanya berbeda, maka cara mengatasi dan mencegahnya pun berbeda. Lalu, bagaimana cara mengatasi dan mencegah keduanya?

Purging sebetulnya tidak perlu diatasi. Kawan Mula hanya perlu bersabar dan bersikap lembut terhadap kulitmu. Sebab, kondisi ini merupakan proses alami kulit saat menerima efek dari skincare. Pasalnya, kondisi kulit sangatlah sensitif dan rentan selama proses purging berlangsung.

Namun, jika Kawan Mula merasa tidak ingin melewati proses purging, Kawan Mula bisa melakukan pencegahan dengan memakai skincare berbahan aktif secara bertahap.

Misalnya: saat memakai skincare berbahan BHA, Kawan Mula bisa memakainya dalam frekuensi amat sedikit di awal, misalnya 2 kali seminggu. Bila kulit sudah terbiasa dengan skincare tersebut, Kawan Mula bisa menaikkan frekuensi penggunaanya.

Sementara itu, apabila breakout pada wajah disebabkan skincare yang tidak cocok, maka penggunaannya harus dihentikan segera. Selain itu, hindari produk yang mengandung zat seperti alkohol, silikon, serta lanolin karena bisa menyebabkan iritasi pada kulit.

Langkah untuk mencegah breakout adalah:

  • Mencuci muka dua kali sekali pada waktu pagi dan malam atau saat wajah berkeringat dalam jumlah banyak.
  • Pilih produk perawatan wajah yang sesuai dengan jenis kulit Kawan Mula, terutama jika Kawan Mula punya kulit sensitif.
  • Jangan memencet jerawat yang muncul di wajah.
  • Jangan menyentuh wajah dengan tangan kotor.
  • Jika ingin menghilangkan jerawat, Kawan Mula bisa memakai obat dengan kandungan sulfur atau benzoil peroksida.
  • Istirahat teratur supaya Kawan Mula terhindar dari stres pemicu breakout.
  • Periksakan diri ke dokter jika mengalami gangguan pencernaan, supaya gangguan tersebut tidak menimbulkan breakout
  • Jangan memakai make up terlalu tebal. Pastikan make up yang dipakai tidak mengandung bahan yang tidak cocok untuk kulit sensitif.
  • Memakai tabir surya saat keluar rumah.

Itulah perbedaan purging dan breakout beserta cara menanganinya. Semoga bisa membuat Kawan Mula membedakan kedua kondisi wajah itu, ya! Kalau mau tahu lebih detail soal purging dan breakout, Kawan Mula bisa baca artikel kami yang berjudul “Mengenal Purging di Wajah dan Ciri-Cirinya”, serta “Mengenal Wajah Breakout dan Ciri-Cirinya”. Sampai ketemu di artikel kami berikutnya!