Cara Membuat Pewarna Makanan Alami yang Sehat

17 March 2022
Cara Membuat Pewarna Makanan Alami yang Sehat
BY Awal Mula

Memberi pewarna makanan alami selain dapat menambah kesan yang lebih menarik pada makanan juga tidak merusak tubuh. Karena tidak semua jenis pewarna aman untuk dikonsumsi. Namun, kamu tak perlu khawatir karena pewarna makanan bisa dibuat sendiri menggunakan sayuran atau buah-buahan. Untuk mengetahui cara pembuatannya, yuk, simak artikel ini!

Pewarna Makanan Alami yang Aman dan Sehat

Sebelum Kawan Mula mencoba membuat pewarna alami sendiri, kamu perlu mengetahui bahan-bahan yang dapat menghasilkan warna untuk makanan sebagai berikut: 

Pewarna Hijau Alami

Untuk menghasilkan warna hijau alami Kawan Mula bisa menggunakan daun suji dan daun pandan. Selain itu dapat menggunakan sayuran bayam. Untuk mendapatkan warna hijau dari bayam kamu bisa memasak bayam dengan air, lalu blender. Setelah itu, saring bayam yang sudah diblender sebelum dimasukkan ke dalam adonan masakan.

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan pewarna makanan hijau dari bubuk matcha atau bubuk spirulina yang bisa ditemukan di toko makanan. Bahan-bahan tersebut tidak hanya mengubah warna makanan menjadi hijau, namun dapat menambah nutrisi, serat, dan sumber antioksidan yang baik untuk tubuh.

Pewarna Biru Keunguan

Mendapatkan warna biru keunguan yang alami, kamu bisa menggunakan buah blueberry atau anggur. Kedua buah tersebut dapat menghasilkan warna biru atau ungu secara alami. Selain itu kamu bisa menggunakan kubis merah untuk menghasilkan warna ungu pada makanan. 

Untuk proses pembuatannya, kamu bisa mulai dengan mencuci dan memotong kubis. Setelah itu masukkan ke dalam panci, tambahkan air dan didihkan di atas kompor selama 10  menit. Setelah proses itu, air akan berubah menjadi cairan ungu. Cara ini juga bisa kamu lakukan apabila menggunakan jenis buah atau sayuran warna ungu lainnya.

Pewarna Kuning dan Jingga

Kunyit merupakan bahan yang umum dijadikan sebagai pewarna kuning yang alami pada makanan. Untuk menghasilkan warna kuning dari kunyit, pertama kamu perlu kupas dan potong bit, kemudian campur dengan segelas air dan satu hingga dua sendok teh kunyit bubuk. Kemudian, haluskan buah bit menggunakan microwave selama kurang lebih 30 detik. Setelah itu, gunakan cairan yang telah disaring sebagai pewarna makanan.

Baca Juga: Wajib Kamu Ketahui! Ini Dia Manfaat Buah Bit

Kamu juga bisa mendapatkan pewarna kuning atau jingga alami dari ubi merah, wortel, dan labu. Sedangkan untuk pilihan yang lebih mahal, kamu juga bisa menggunakan saffron. Cukup merendam batangnya ke dalam air panas selama 20 menit sebelum menambahkan ke dalam adonan masakan.

Pewarna Jingga Kemerahan

Untuk memberikan warna jingga-kemerahan yang lebih pekat bisa menggunakan paprika merah karena paprika sendiri memiliki berbagai jenis sesuai warnanya. Dengan memanaskan paprika, hal ini bisa membantu melepaskan rasa dan warna merah. Selain menambahkan paprika segar, kamu juga bisa menaburkan bubuk paprika yang tidak dipanaskan pada makanan untuk menambahkan warna.

Pewarna Merah Muda atau Merah

Untuk menghasilkan warna merah muda atau merah, pilihan terbaik yang bisa kamu gunakan adalah buah bit. Bahan satu ini cukup sederhana untuk dimasukkan ke dalam berbagai resep makanan sebagai pewarna.

Baca Juga: 6 Makanan Tinggi Serat Yang Baik Untuk Pencernaan

Untuk mendapatkan warna merah alami dari bit, cukup rebus atau jus bit mentah. Kemudian gunakan cairan dari hasil rebusan atau jusnya sebagai pewarna merah alami. Selain bit, kamu juga bisa menggunakan raspberry atau delima sebagai pewarna merah. Namun, kedua bahan ini cenderung mengubah rasa pada makanan daripada bit. 

Tips Aman Membuat Pewarna Makanan yang Alami

Berikut ini beberapa tips untuk membuat pewarna makanan alami yang sehat dan aman:

1. Pilih Sumber Warna

Sebelum mulai membuat pewarna makanan, Kawan Mula perlu memilih sumber atau bahan untuk membuat pewarna alami. Misalnya untuk membuat warna kuning bisa berasal dari kunyit, warna hijau dari bayam atau bubuk matcha, dan merah dari stroberi.

2. Pertimbangkan Rasa

Satu hal yang dimiliki pewarna makanan alami, yang tidak dimiliki pewarna komersial adalah rasa. Karena warnanya berasal dari bahan makanan asli, maka hal ini akan meninggalkan rasa. Semakin banyak warna yang kamu tambahkan pada bahan makanan, maka makanan yang dihasilkan akan memiliki rasa seperti bahan yang digunakan. 

Hal ini mungkin tidak terlalu menjadi masalah apabila bahan-bahan yang digunakan seperti matcha atau buah-buahan. Namun, apabila pewarna yang dihasilkan berasal dari tinta cumi atau bayam tentu hal ini dapat memengaruhi rasa makanan yang kamu buat.

3. Menjaga Harapan dan Ekspektasi

Membuat pewarna makanan secara alami tentu saja warna yang dihasilkan tidak sekuat pewarna sintetis. Oleh karena itu, sebaiknya tidak terlalu menaruh harapan yang terlalu tinggi pada warna yang dihasilkan. 

Nah, itulah tips untuk membuat pewarna makanan yang aman dan sehat yang bisa Kawan Mula coba. Dengan membuat pewarna alami sendiri, hal ini bisa meminimalisir efek samping yang mungkin terjadi akibat konsumsi makanan yang mengandung pewarna sintetis atau berbahaya.