8 Tips Membuat Gorengan Sehat, Cocok Untuk Buka Puasa

9 March 2022
8 Tips Membuat Gorengan Sehat, Cocok Untuk Buka Puasa
BY Awal Mula

Memiliki tekstur yang renyah, rasa gurih dan enak membuat gorengan digemari banyak orang. Namun, gorengan memiliki banyak risiko apabila dikonsumsi dengan tidak tepat, salah satunya adalah meningkatkan kadar kolesterol seseorang. Untuk mencegah hal itu, simak tips mengolah dan makan gorengan sehat yang tepat agar kolesterol tidak cepat naik di artikel ini!

Cara Memasak Gorengan Sehat

Berikut ini beberapa hal yang bisa Kawan Mula lakukan agar bisa makanan gorengan namun tetap aman bagi kesehatan tubuh:

1. Membuat Gorengan Sendiri

Jika Kawan Mula gemar mengonsumsi gorengan, sebaiknya buat gorengan sendiri. Hal ini untuk memastikan gorengan yang kamu makan sehat dan aman, serta mengetahui kualitas dari minyak dan bahan yang digunakan. Selain itu, membuat gorengan sendiri juga bisa membuat kamu merasa aman karena proses pembuatannya tentu lebih aman dan terjamin. 

Contohnya saat proses menggoreng, kamu menggunakan susu minyak yang tepat. Tidak memasukan bahan makanan sebelum suhu minyak benar-benar panas. Dengan begitu, makanan kamu tidak menyerap terlalu banyak minyak. 

2. Menggoreng Dengan Minyak Baru

Ketika mau membuat gorengan sehat, pastikan untuk menggunakan minyak yang baru. Hindari menggunakan minyak goreng lebih dari dua kali. Hal ini disebabkan karena minyak yang digunakan lebih dari itu sudah mengandung lemak trans cukup tinggi.

Selain itu, minyak yang berkali-kali digunakan sampai berwarna gelap atau kehitaman bisa menjadi karsinogenik yang dapat menumpuk kolesterol jahat di tubuh. Tidak hanya itu, minyak yang sering dipakai juga berisiko menyebabkan kanker hingga kolesterol. 

3. Gunakan Minyak yang Sehat

Ada banyak jenis minyak yang bisa digunakan untuk menggoreng. Namun, hanya jenis minyak tertentu yang baik dan sehat untuk digunakan. Jika memungkinkan, pilihlah jenis minyak sehat seperti minyak zaitun, coconut cooking oil, canola oil atau minyak alpukat. 

Baca Juga: 5 Kriteria Makanan Sehat untuk Tubuh Kamu

Minyak zaitun dapat digunakan untuk menggoreng menggunakan metode shallow frying. Metode tersebut umumnya tidak membutuhkan penggunaan minyak terlalu banyak. Untuk minyak zaitun terbaik, Kawan Mula bisa menggunakan minyak dengan label virgin atau extra virgin oil yang terdapat pada kemasan minyak. Dengan adanya label tersebut menunjukkan bahwa minyak itu memiliki lebih sedikit zat kimia di dalam ekstraksinya.

Sedangkan minyak kelapa atau alpukat memiliki titik didih yang tinggi, sehingga aman digunakan untuk menggoreng. Sementara minyak canola tidak menyebabkan penumpukan LDL (kolesterol jahat) di tubuh. 

4. Pilih Minyak dengan Kandungan Lemak Tak Jenuh

Pilihlah minyak yang memiliki kandungan lemak tak jenuh. Jenis lemak satu ini baik bagi tubuh. Beberapa jenis minyak yang mengandung lemak tak jenuh, yaitu sunflower oil atau minyak jagung.

5. Hindari menggoreng dalam waktu lama

Menggoreng makanan membutuhkan waktu yang tepat dan tidak terlalu lama. Apabila makanan digoreng terlalu lama, hal ini bisa menurunkan atau mengurangi kandungan nutrisi pada makanan. Tidak hanya itu, makanan yang digoreng terlalu lama bisa menyebabkan gosong, yang kemudian membahayakan kesehatan jika dikonsumsi. 

Perlu diketahui, jika makanan gosong atau semakin gelap, hal tersebut menandakan semakin tinggi kandungan acrylamide. Bagi orang dengan sistem daya tahan tubuh yang baik, hal itu mungkin tidak terlalu masalah selama ada batasan. 

Namun, bagi orang yang memiliki keluarga dan punya riwayat kanker, mengonsumsi makanan yang terlalu gosong perlu hati-hati. Hal ini disebabkan karena acrylamide bisa memicu penyakit kanker.

6. Goreng Pada Suhu yang Tepat

Menjaga dan memerhatikan suhu yang tepat ketika menggorong merupakan langkah yang tepat agar gorengan lebih sehat. Apabila minyak yang digunakan tidak cukup panas, maka akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk menggoreng. Jika hal itu terjadi, makanan akan menyerap lebih banyak minyak. Suhu yang ideal untuk minyak goreng, yaitu antara 325 °F-400 °F.

7. Tiriskan Minyak dengan Tisu

Setelah makanan selesai digoreng, sebaiknya jangan terburu-buru untuk memakannya. Selain makanan masih panas, makanan yang baru digoreng mengandung banyak minyak. Untuk itu, tiriskan gorengan dengan tisu untuk menyerap minyak pada makanan. 

Gunakan selembar tisu dapur pada gorengan. Dengan begitu, kamu tidak terlalu banyak mengonsumsi minyak.

8. Batasi Konsumsi Makan

Tubuh memang membutuhkan asupan lemak, namun mengonsumsi makanan gorengan terlalu sering dapat meningkatkan risiko buruk bagi kesehatan dan meningkatkan kadar kolesterol seseorang. Untuk itu, Kawan Mula sebaiknya membatasi konsumsi gorengan agar tidak berlebihan. Hal ini tentu meningkatkan risiko buruk bagi kesehatan Kawan Mula. 

Nah, itulah delapan tips dalam mengolah dan makan gorengan yang sehat yang bisa Kawan Mula terapkan. Dengan begitu, kamu bisa tetap makan gorengan dan tetap sehat, tanpa harus takut kadar kolesterol akan naik. Jika Kawan Mula ingin beralih ke minyak yang lebih sehat, kamu bisa pilih dan dapatkan minyak sehat seperti minyak kelapa murni dan lainnya di awalmula.co.id.