Tips Memilih Pelembab Wajah Sesuai Jenis Kulit

14 November 2022
Tips Memilih Pelembab Wajah Sesuai Jenis Kulit
BY Awal Mula

Pelembab wajah adalah sebuah salah satu skincare yang wajib dimiliki dalam perawatan wajah. Pada dasarnya, memilih pelembab wajah tentu tidak bisa sembarangan tanpa mengetahui jenisnya dengan benar. Mungkin saja kamu pernah berpikir bahwa pelembab hanya sebuah krim untuk melembabkan wajah saja.

Padahal, pelembab wajah dipasaran saat ini sudah memiliki berbagai macam sesuai dengan jenis kulit pengguna. Maka dari itu, untuk kamu yang ingin menggunakan pelembab wajah, simak ulasannya di bawah ini.

1. Kulit Wajah Kering

Pertama ada jenis kulit wajah kering yang sering dialami oleh setiap orang. Kulit kering sendiri adalah salah satu jenis kulit yang membutuhkan pelembab. Saat mengalami kulit kering, maka tampilannya mudah  kusam dan kerutan akan lebih cepat muncul. Selain itu, kulit wajah kering juga terlihat kasar, terdapat bercak merah, dan juga terdapat garis-garis halus.

Jenis pelembab yang cocok pada kulit kering adalah pelembab dengan bahan dasar minyak. Sebab, pelembab dengan bahan dasar minyak lebih menghidrasi jaringan kulit daripada pelembab jenis lainnya. Kandungan yang harus kamu perhatikan sebelum membeli pelembab adalah antioksidan, emolien, dan shea butter.

Selain itu, hindari kandungan seperti alkohol, parfum, dan retinol karena bisa membuat kulit semakin kering.

2. Kulit Wajah Berminyak

Selanjutnya ada jenis kulit wajah berminyak yang sering ditemukan pada orang-orang di daerah tropis. Kulit wajah berminyak biasanya sering dialami ketika remaja dan awal usia 20-an. Ciri-ciri kulit wajah berminyak adalah terasa mengkilap, berkomedo, mudah berjerawat, dan juga memiliki pori-pori yang besar. Walaupun jenis kulit ini memproduksi minyak yang cukup banyak, penggunaan pelembab tetap dibutuhkan.

Secara ideal, pelembab wajah untuk kulit berminyak memakai bahan dasar air atau gel. Maka dari itu, pastikan kamu memilih pelembab yang bebas minyak dan non komedogenik. Kulit berminyak juga cenderung mudah berjerawat.

Jika kulit wajah berminyak dan berjerawat, maka pilih pelembab yang mengandung bahan aktif anti bakteri. Setelah itu, kamu juga bisa cek komposisi pelembab yang kamu pilih. Ada baiknya, pelembab untuk kulit wajah berminyak mengandung AHA. Sebab, kandungan tersebut bisa menjaga kulit tetap lembab tanpa minyak berlebih.

Selain itu, hindarilah pelembab yang mengandung lanolin, minyak mineral, dan juga vitamin E. Sebab, kandungan tersebut semakin membuat wajah semakin berminyak.

3. Kulit Wajah Kombinasi

Selanjutnya ada pelembab untuk jenis kulit wajah kombinasi. Pada dasarnya, kulit kombinasi ini merupakan perpaduan dua jenis kulit, yakni kulit normal dan kering. Meskipun begitu, beberapa area wajah ada yang berminyak seperti dagu, hidung, dan juga dahi. Pemilik kulit wajah kombinasi tentunya memerlukan skincare perawatan berbeda pada setiap bagian.

Untuk dapat mengatasi hal ini, kamu dapat menggunakan pelembab dengan bahan yang sifatnya mattifying. Contohnya seperti asam salisilat dan silika dengan dehidrator bebas minyak seperti gliserin dan asam hyaluronik.

Kamu dapat menggunakan pelembab dengan kandungan oil free dan water based yang bertekstur lotion maupun gel.

4. Kulit Wajah Sensitif

Selanjutnya ada pelembab untuk kulit wajah yang sensitif. Pada dasarnya, untuk kulit wajah sensitif ini sedikit sulit dan harus hati-hati. Jika salah dalam memilih maka bisa berakibat fatal pada wajah. Bahkan, hal yang paling buruk adalah memunculkan masalah kulit yang baru.

Hal yang perlu kamu perhatikan untuk memilih pelembab pada wajah sensitif adalah cara yang dapat menenangkan kulit. Janganlah kamu pilih pelembab dengan kandungan yang terlalu berat serta mengandung parfum. Selain itu, perhatikan juga kandungan pH pada pelembab yang ingin kamu gunakan. Idealnya, Kandungan pH yang seimbang dari kulit yang sehat adalah 5,5.  

Untuk kulit sensitif ditandai dengan kulit yang mudah mengalami iritasi, gatal, ruam, dan juga kemerahan. Tips lainnya untuk jenis kulit sensitif adalah pilih pelembab dengan kandungan zat yang  bisa menenangkan peradangan. Contohnya seperti chamomile atau lidah buaya.

5. Kulit Normal

Terakhir adalah jenis kulit normal yang ditandai dengan kulit tidak terlalu kering atau bahkan berminyak. Tidak hanya itu saja, kulit normal juga memiliki pori-pori yang nyaris tidak terlihat. Untuk jenis kulit normal bisa kamu jumpai dimanapun dan tidak memandang daerah atau tempat tinggalnya.

Pada jenis kulit ini, pelembab yang sebaiknya digunakan adalah pelembab berbahan dasar air. Lalu, teksturnya ringan dan mengandung sedikit minyak. Contohnya ada dalam pelembab seperti simethicone.

Demikian berbagai tips untuk memilih pelembab wajah sesuai dengan jenis kulit. Dari ulasan di atas, kita bisa simpulkan bahwa penggunaan pelembab wajah tidak boleh dilakukan sembarangan. Untuk kamu yang masih bingung dalam memilih pelembab yang paling pas pada wajah, ada baiknya untuk konsultasikan pada dokter atau ahli kulit.

Semoga informasi ini bisa memberikan banyak manfaat untuk para pembaca semuanya. 

Artikel Terkait Lainnya: