10 Tips Sederhana Memulai Hidup Ramah Lingkungan

21 February 2022
10 Tips Sederhana Memulai Hidup Ramah Lingkungan
BY Awal Mula

Pola hidup ramah lingkungan ini awalnya digencarkan karena adanya fenomena pemanasan global atau global warming yang telah mengancam keberlangsungan bumi. Ramah lingkungan sendiri sudah menjadi sebuah kebijakan yang berusaha meminimalisir bahkan meniadakan bahaya pada ekosistem lingkungan, salah satu kebijakan adalah mengurangi penggunaan plastik. 

Selain itu, ada beberapa gaya hidup ramah lingkungan yang bisa kamu coba terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah beberapa upaya pola hidup ramah lingkungan yang bisa kamu coba ya.

Tips Memulai Hidup Ramah Lingkungan

1. Menghemat Penggunaan Listrik dan Air

Gaya hidup ramah lingkungan bisa dimulai dari unit masyarakat terkecil, yaitu keluarga loh. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan menghemat penggunaan listrik dan air bersih. Upaya ini bisa dilakukan sesimple mematikan lampu ketika sedang tidak diperlukan atau tidak digunakan. Matikan juga air mengalir ketika sedang tidak digunakan. Penghematan ini tidak hanya berdampak positif pada lingkungan loh, tapi biaya bulanan yang dikeluarkan bisa jadi lebih irit.

2. Menggunakan Tas Belanja

Langkah hidup ramah lingkungan yang bisa dilakukan untuk mengurangi plastik adalah dengan menggunakan tas belanja yang terbuat dari kain. Alternatif lainnya kamu bisa menggunakan plastik ramah lingkungan.

3. Menanam Kembali Sayuran yang Sudah Digunakan

Selain menghemat listrik dan air, kamu juga bisa mencoba menanam kembali sayur yang sudah kamu gunakan nih. Caranya adalah dengan merendam ujung sayur di gelas berisi air, lalu ditanam. Dengan menanam kembali, selain membantu mengelola sampah, kamu juga bisa menghemat bahan baku.

4. Memilih Sampah

Penerapan gaya hidup ramah lingkungan lainnya juga bisa dilakukan dengan memilih sampah. Pemilihan dilakukan sesuai jenis sampah yang ada. Sampah bekas sayur dan buah bisa digunakan sebagai kompos alias pupuk alami untuk tanaman. Sedangkan sampah kaleng, kertas, dan plastik bisa dikumpulkan untuk didaur ulang.

5. Membawa Botol Minum

Menurut World Economic Forum, Indonesia menghasilkan 6,8 juta ton sampah plastik per tahun dan plastik menjadi sampah yang paling banyak ditemukan di laut. Kamu bisa coba dengan membawa botol minum sendiri dari rumah sehingga tidak perlu membeli air kemasan botol lagi.

6. Pakai Kendaraan Umum

Emisi gas rumah kaca Indonesia diperkirakan akan terus meningkat hingga 2030 mendatang loh. Menurut Climate Transparency, total emisi terbanyak berasal dari listrik sebesar 36%, industri pembuatan kendaraan bermotor 31%, dan transportasi 27%. Sebagai upaya mengurangi emisi karbon ini, kamu bisa mulai dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan menggunakan kendaraan umum untuk bepergian. Jika jarak dekat, kamu bisa gunakan sepeda atau jalan kaki juga agar lebih ramah lingkungan.

7. Repair, don’t replace

Ketika ada perabot rumah yang rusak, belum tentu harus diganti loh, Kawan Mula. Kamu bisa coba untuk perbaiki perabotan yang rusak sebelum benar-benar mengganti baru. Dengan melakukan ini, kamu bisa mengurangi jumlah sampah dan berkontribusi dalam hidup ramah lingkungan.

8. Terapkan Sistem 3R

3R sendiri merupakan singkatan dari reuse, reduce, dan recycle. Reuse berarti menggunakan kembali. Reduce berarti mengurangi pemakaian, dan recycle yang artinya mendaur ulang. Sistem 3R merupakan salah satu cara tepat dalam menangani dan mengelola sampah. Contohnya adalah dengan merawat dan menyimpan perlengkapan kamu untuk suatu hari dipakai lagi oleh orang yang membutuhkan, serta bisa juga dengan mendaur ulang sampah plastik menjadi produk yang fungsional.

9. Kurangi Sampah Kertas

Semakin sedikit kertas yang kita gunakan, artinya semakin sedikit kertas yang perlu diproduksi. Kalau kamu masih membutuhkan kertas, cobalah untuk memilih kertas daur ulang. 40% limbah padat kota adalah kertas dan produk kertas. Sedangkan, mengolah kertas daur ulang lebih hemat energi daripada membuat kertas baru.

10. Coba Urban Farming

Cara hidup ramah lingkungan lainnya yang bisa dicoba adalah urban farming. Urban farming adalah cara bercocok tanam di lahan perkotaan. Biasanya bisa dilakukan di halaman rumah yang kecil, balkon, ataupun atap.

Dengan melakukan urban farming, kita bisa mengurangi jejak karbon dari proses distribusi sayuran dan buah ke supermarket atau pasar loh. Selain itu, urban farming juga akan membantu meningkatkan kadar oksigen di kota dan menyejukkan kota.

Nah, itu dia beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk memulai hidup yang ramah lingkungan. Hal-hal kecil yang kamu lakukan bisa berdampak besar bagi keberlangsungan bumi ini. Yuk, mulai hidup ramah lingkungan sekarang!