Tentang KamiBergabung Menjadi Mitra Mula

  • A
  • B
  • C
  • D
  • E
  • F
  • G
  • H
  • I
  • J
  • K
  • L
  • M
  • N
  • O
  • P
  • Q
  • R
  • S
  • T
  • U
  • V
  • W
  • X
  • Y
  • Z
  • A
  • B
  • C
  • D
  • E
  • F
  • G
  • H
  • I
  • J
  • K
  • L
  • M
  • N
  • O
  • P
  • Q
  • R
  • S
  • T
  • U
  • V
  • W
  • X
  • Y
  • Z
  • 7 Fakta tentang Buah Raspberry yang Perlu Diketahui

    October 26, 2021

    8.3 Min Read

    7 Fakta tentang Buah Raspberry yang Perlu Diketahui

    Kawan Mula pasti sangat familiar dengan buah stroberi atau strawberry, buah yang mungil dan kaya akan manfaat. Selain stroberi, masih ada banyak lagi jenis buah beri di dunia ini yang juga bermanfaat bagi kesehatan. Salah satunya adalah buah raspberry atau raspberry buah. Buah dengan tekstur luar yang unik ini sama seperti stroberry dan jenis beri lainnya, yaitu berdaging lunak dan berkulit tipis tipis.

     

    Raspberry terbagi menjadi beragam warna: merah, hitam, ungu, dan kuning keemasan. Meskipun masing-masing jenis raspberry memiliki kombinasi rasa asam dan manis yang khas, namun secara umum semua jenis raspberry kaya akan nutrisi yang membawa berbagai manfaat untuk tubuh manusia. Pada artikel ini, Kawan Mula akan menemukan fakta-fakta tentang buah raspberry dari mulai kandungan nutrisi hingga cara-cara mudah mengolah raspberry yang dapat dilakukan di rumah.

    Baca juga: Panduan Diet Mediterania hingga Menu yang Bisa Dicoba

    Kaya Akan Nutrisi

    Tidak jauh berbeda dengan jenis buah beri lainnya, raspberry juga kaya akan nutrisi. Baik itu yang segar maupun yang sudah dibekukan, raspberry kaya akan serat, vitamin C, vitamin B, dan Mangan.
    Menurut situs Health, satu cup atau sekitar 123 gram raspberry dapat memenuhi lebih dari 50% target minimum asupan vitamin C per hari. Nutrisi lainnya yang juga terkandung dalam buah raspberry adalah vitamin K, vitamin E, magnesium, potasium, dan zat besi.

     

    Melindungi dari Kanker

    Kandungan antioksidan dan anti-inflamasi yang terdapat dalam raspberry dapat membantu menghambat pembentukan dan pertumbuhan sel kanker. Hal ini dikarenakan antioksidan adalah kandungan yang dibutuhkan tubuh untuk menetralisir radikal bebas yang akan merusak sel tubuh dan menimbulkan kanker. Selain mencegah pertumbuhan sel kanker, ada sebuah studi yang menyatakan bahwa fitonutrien bernama ellagitanin dalam raspberry dapat membantu membunuh sel kanker dengan cara mengatur sel kanker tersebut untuk mati secara terprogram atau apoptosis.


    Membantu Mencegah Diabetes

    Sebagaimana sudah dikatakan sebelumnya, buah ini kaya akan serat. Dilansir dari Medical News Today, 123 gram raspberry menyediakan 8 gram serat, yang mana jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan dari kebanyakan buah di pasaran. Kandungan serat dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan kolesterol, serta membantu menurunkan tekanan darah. Oleh karena itu, buah raspberry dapat mencegah resiko terjadinya diabetes. Penelitian dari Illinois Institute of Technology mencoba memberikan 3 jenis menu sarapan pada 32 orang dewasa dengan rentang usia 20-60 yang dipilih secara acak. Masing-masing menu sarapan mengandung kalori dan makronutrisi dalam jumlah yang sama, namun ditambahkan dengan raspberry merah dengan porsi yang berbeda-beda. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa yang mengonsumsi dua cup raspberry mengalami penurunan gula darah dibandingkan yang tidak mendapatkan raspberry sama sekali dalam menu sarapannya.

     

    Mempertajam Daya Ingatan

    Raspberry buah dapat membantu melawan stres oksidatif, yaitu situasi di mana jumlah radikal bebas lebih banyak dibandingkan kemampuan tubuh untuk menangkal efek negatifnya. Stres oksidatif adalah salah satu penyebab penyakit otak seperti Alzheimer dan Parkinson.
    Kandungan Flavonoid dalam buah raspberry juga dapat membantu meningkatkan fungsi otak seperti kordinasi, daya ingat, dan mood. Selain itu, raspberry dapat menjaga kesehatan otak dengan menyingkirkan protein buruk (toxic protein) yang dapat merusak kinerja otak.

     

    Menjaga Kesehatan Pencernaan

    Kebutuhan serat harian dapat dipenuhi sepertiganya dengan mengonsumsi 123 gram raspberry. Kandungan serat ini membantu menjaga kesehatan pencernaan dengan memastikan gerak usus dalam keadaan normal, memadatkan feses dan melancarkan buang air besar. Dengan begitu, mengonsumsi banyak buah raspberry akan mencegah terjadinya konstipasi dan dapat menurunkan berat badan.
    Selain itu, serat pangan dalam raspberry akan membantu pertumbuhan bakteri baik dalam perut yang berfungsi untuk memperkuat imunitas dan mempengaruhi mood menjadi lebih baik.


    Memperlambat Proses Penuaan

    Proses penuaan dapat terjadi lebih cepat jika kerusakan sel akibat radikal bebas tidak diimbangi dengan kemampuan tubuh menetralisirnya. Radikal bebas dapat dilawan dengan antioksidan dalam makanan, salah satunya yang terkandung dalam raspberry. Buah ini mengandung banyak antioksidan yang mampu mengurangi inflamasi, sehingga dapat memperlambat proses penuaan. Mengutip Health, zat perlindungan yang terkandung dalam raspberry juga dapat membantu perbaikan DNA yang rusak. Selain itu, kandungan vitamin C dalam buah rapsberry sangat penting dalam pembentukan kolagen, yaitu zat yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan kulit dan sendi. Maka, mengonsumsi raspberry dapat mencegah munculnya garis-garis halus di kulit dan mengurangi nyeri sendi.

    Baca juga: Resep Oatmeal Buat Diet yang Sehat, Tinggi protein, dan Rendah Kalori

    Dapat Diolah dengan Berbagai Cara

    Sebagai buah dengan ukuran kecil, raspberry dapat dimakan begitu saja dalam keadaan segar sebagai kudapan, seperti anggur dan stroberi. Namun, ada banyak variasi cara lain mengolah rasberry agar Kawan Mula tidak cepat merasa bosan mengonsuminya. Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu lakukan di rumah:

    • Taburkan segenggam raspberry dan granola di atas Greek yoghurt untuk membuat hidangan penutup yang menyegarkan.

      Masak raspberry buah dengan sedikit gula di panci anti lengket untuk menjadikannya sebagai selai yang dapat dioleskan di atas roti bakar.

    • Tambahkan raspberry ke dalam adonan cookies cokelat untuk menambah sensasi rasa asam.

    • Cemplungkan raspberry segar maupun beku ke dalam es teh untuk menjadikannya teh raspberry yang memiliki cita rasa khas.

    • Masukkan raspberry yang sudah terlalu matang ke dalam adonan roti untuk membuat roti raspberry.

    • Panggang campuran raspberry, gula aren, tepung, dan mentega di oven selama 40 menit untuk membuat camilan bernama raspberry crumble.

    • Saat hendak mengonsumsi waffle atau pancake, taburkan beberapa buah raspberry di atasnya dan sedikit madu.

    • Campurkan raspberries ke dalam salad bayam dengan kenari dan goat cheese.

    • Raspberry juga dapat dijadikan campuran salad ayam bersamaan dengan buah anggur dan kenari.

    • Buah raspberry juga dapat dijadikan saus salad, yaitu dengan menghaluskan raspberry bersama cuka anggur merah (red wine vinegar), sedikit bawang merah, minyak zaitun, Dijon mustard (opsional), dan sedikit garam. Saus salad ini dikenal dengan nama raspberry vinaigrette dressing.

    • Selain sebagai dressing untuk makanan gurih, raspberry juga dapat dijadikan dressing untuk hidangan manis seperti es krim, hidangan sarapan, dan hidangan pencuci mulut. Cukup halusan raspberry dengan sedikit air menggunakan blender atau food processor. 

     

    Nah, itu tadi 7 fakta tentang buah raspberry yang mungkin kamu belum tahu. Jika Kawan Mula kesulitan menemukan buah raspberry di pasar atau swalayan, kamu bisa mencari buah beri lainnya sebagai alterlatif karena kandungan nutrisinya yang tidak jauh berbeda.

     

    Apakah Kawan Mula tertarik mencoba memperoleh manfaat dari raspberry atau buah beri lainnya? Kamu bisa mencoba Cranberry & Raspberry with Yogurt Chocolate 100 gr yang merupakan camilan cokelat dari awalmula.co.id yang diolah dengan campuran raspberry dan cranberry. Awal Mula adalah platform e-commerce yang menjual berbagai produk sehat dan cocok untuk kamu yang ingin memulai dan mempertahankan pola hidup sehat.