Tentang KamiBergabung Menjadi Mitra Mula

  • A
  • B
  • C
  • D
  • E
  • F
  • G
  • H
  • I
  • J
  • K
  • L
  • M
  • N
  • O
  • P
  • Q
  • R
  • S
  • T
  • U
  • V
  • W
  • X
  • Y
  • Z
  • A
  • B
  • C
  • D
  • E
  • F
  • G
  • H
  • I
  • J
  • K
  • L
  • M
  • N
  • O
  • P
  • Q
  • R
  • S
  • T
  • U
  • V
  • W
  • X
  • Y
  • Z
  • Fakta-fakta Kesehatan Tentang Buah Blackberry

    October 27, 2021

    8.4 Min Read

    Fakta-fakta Kesehatan Tentang Buah Blackberry


    Buah blackberry termasuk ke dalam buah beri-berian yang dipetik dari tanaman berbentuk semak. Di Indonesia, buah ini memang sulit ditemui. Namun, jika Kawan Mula ingin mengonsumsi buah yang enak, segar, dan juga menyehatkan, blackberry bisa menjadi salah satu opsinya.
    Blackberry memiliki tekstur yang mirip dengan raspberry hitam. Tidak heran jika orang sering kali tertukar dalam menyebutnya. Untuk membedakannya, raspberry yang sudah dipetik akan menyisakan lubang di bagian bekas batangnya sedangkan blackberry tidak. Selain perbedaan dengan raspberry, berikut ini 8 fakta lain tentang blackberry yang harus kamu tahu.

     

    1. Mengandung Banyak Nutrisi

    Blackberry disebut oleh beberapa kalangan sebagai salah satu superfood. Hal ini dikarenakan kandungan nutrisi yang berlimpah yang terdapat dalam buah berwarna ungu kehitaman ini. Dilansir dari WebMD, blackberry adalah sumber antioksidan yang baik. Salah satu antioksidan dalam blackberry adalah anthocyanin yang memiliki pengaruh langsung terhadap warna buah ini. Selain itu, blackberry juga kaya akan vitamin seperti vitamin C, vitamin E, dan vitamin K, serta mineral yang bermanfaat seperti kalsium dan mangan. Dalam satu cup atau setara dengan 110 gram blackberry segar, terdapat kandungan nutrisi sebagai berikut:

    • 62 kalori

    • 2 gram protein

    • kurang dari 1 gram lemak

    • 14 gram karbohidrat

    • 8 gram serat

    • 7 gram gula

    Baca juga: 10 Manfaat Jahe Merah Sebagai Obat Tradisional hingga Pencegah Kanker


    Sumber Serat yang Dibutuhkan Tubuh

    Ada dua jenis serat yang terdapat dalam makanan, yaitu serat larut dan serat tidak larut. Serat Larut, sebagaimana namanya, dapat larut dalam air. Serat jenis ini dapat menurunkan kadar gula darah dan membantu menjaga kadar kolesterol tetap pada tingkat yang aman. Sedangkan Serat Tidak Larut berfungsi untuk mendukung kesehatan pencernaan.
    Buah blakberry mengandung kedua jenis serat tersebut. Mengutip Medical News Today, 100 gram blackberry dapat memenuhi 14% rekomendasi asupan harian (RDA) akan serat pangan.


    Meningkatkan Kesehatan Otak

    Kawan Mula juga dapat merasakan manfaat buah blackberry untuk otak jika mengonsumsinya dalam kadar yang sesuai. Berdasarkan review dari penelitian yang diterbitkan di Journal of Agricultural and Food Chemistry, mengonsumsi blackberry dapat meningkatkan kesehatan otak dan mencegah kepikunan akibat penuaan. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa antioksidan dalam blackberry dapat melawan radikal bebas dan mengubah cara neuron dalam otak berkomunikasi. Hal ini akan mengurangi peradangan dalam otak yang dapat menyebabkan masalah kognitif dan motorik yang umum terjadi saat penuaan.

     

    Sebuah penelitian pada tahun 2009 menemukan adanya peningkatan kognitif dan kemampuan motorik pada kelompok tikus yang mengonsumsi blackberry jika dibandingkan dengan kelompok lain yang tidak mengonsumsi buah ini. Peneliti tersebut menyatakan bahwa kemungkin ini terjadi karena adanya zat kimia di dalam blackberry bernama polifenol. Meskipun begitu, penelitian lebih lanjut terhadap manusia harus dilakukan agar memperoleh hasil yang lebih akurat.

     

    Menjaga Kesehatan Mulut

    Jika Kawan Mula ingin menjaga kesehatan mulut, ada baiknya mempertimbangkan blackberry sebagai salah satu bentuk perawatan mulut. Sebuah penelitian pada tahun 2013 menyimpulkan bahwa ekstrak blackberry memiliki senyawa antibakteri dan anti-inflamasi yang dapat melawan beberapa jenis bakteri penyebab penyakit mulut seperti penyakit gusi dan gusi berlubang. Namun, peneliti tersebut juga menyarankan untuk melakukan riset lebih lanjut lagi.


    Sumber Antioksidan yang Dapat Melindungi Tubuh

    Kandungan antioksidan dalam blackberry tergolong tinggi. Salah satu di antaranya adalah anthocyanin. Antioksidan secara umum memiliki fungsi untuk membantu tubuh melawan radikal bebas yang dapat memberi dampak buruk pada tubuh.
    Keberadaan radikal bebas dalam tubuh dapat merusak sel yang berakibat pada proses penuaan serta penyebab masalah kesehatan seperti kanker dan penyakit jantung. Dengan mengonsumsi blackberry, tubuh akan mendapat bantuan dari kandungan antioksidan untuk melawan radikal bebas agar terhindar dari berbagai penyakit.

     

    Menjaga Kekentalan Darah dalam Taraf Normal

    Jika Kawan Mula pernah mengalami pendarahan yang kemudian mengering secara perlahan, itu disebabkan oleh vitamin K. Vitamin K berfungsi untuk mengentalkan darah. Vitamin ini juga memiliki peran pada metabolisme tulang. Maka, kekurangan vitamin K dapat menyebabkan penipisan bahkan retak tulang. Selain itu, pada perempuan dewasa, kekurangan vitamin K juga dapat menyebabkan darah menstruasi keluar terlalu banyak. 100 gram blackberry segar dapat memasok sekitar 29 mikrogram vitamin K. Jumlah tersebut sudah memenuhi lebih dari satu per tiga jumlah vitamin K yang dibutuhkan tubuh. Namun, kalau kamu mengonsumsi obat pengencer darah untuk pengobatan, ada baiknya mengurangi konsumsi blackberry karena akan berpengaruh pada efektivitas obat tersebut. Tentu saja akan lebih baik jika Kawan Mula berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu perihal hal tersebut.


    Efek Samping

    Manfaat buah blackberry memang sangat banyak. Secara umum, buah ini pun aman dikonsumsi dan sangat jarang menimbulkan efek samping pada tubuh manusia. Namun, bukan berarti tidak ada sama sekali. Pada beberapa kasus, blackberry mungkin memicu alergi pada orang yang memiliki sensitifitas terhadap buah tersebut.
    Mengonsumsi blackberry kalengan juga memberi risiko yang lebih besar karena sebagian blackberry kalengan sudah terdapat gula tambahan di dalamnya. Kandungan gula tambahan tersebut dapat menimbulkan efek negatif pada kesehatan seperti diabetes dan lonjakan gula darah. Sebaiknya konsumsi blackberry utuh baik itu yang masih segar maupun yang dibekukan.

     

    Cara Mengolah Blackberry

    Untuk dapat memperoleh manfaat buah blackberry, ada banyak cara mengonsumsinya selain dikonsumsi begitu saja. Berikut ini beberapa opsi yang dapat Kawan Mula coba lakukan dengan mudah di rumah:

    • Campurkan blackberry dengan goat cheese untuk menambah cita rasa pada salad sayuran.

    • Campurkan blackberry dengan buah beri lainnya seperti strawberry, raspberry, cranberry, dan blueberry, lalu sirami dengan madu dan perasan jeruk nipis atau lemon untuk membuat salah buah.

    • Jadikan topping saat mengonsumsi es krim atau yoghurt dingin.

    • Buat menjadi smoothie dengan menghaluskan blackberry bersama yoghurt, susu, madu, dan buah lainnya jika diinginkan.

    • Sajikan blackberry bersama granola di atas yoghurt untuk membuat hidangan pencuci mulut bernama Parfait.

    • Jadikan sebagai isian pie.

    • Saat membuat tumis ayam, tambahkan blackberry, kacang kapri, dan cuka anggur merah ke dalamnya.

    • Blackberry juga dapat dijadikan topping pizza bersamaan dengan daun basil dan sosis.

    • Campurkan blackberry dengan anggur cabernet untuk dituangkan di atas salmon panggang.

     

    Baca juga: Resep Vegan untuk Ide Sarapan Hingga Makan Malam

    Nah, itulah 8 fakta tentang blackberry dari kandungan nutrisi hingga manfaat yang dapat dirasakan oleh tubuh. Blackberry memang merupakan buah yang tidak mudah ditemukan di Indonesia. Oleh karena itu, jika Kawan Mula ingin memperoleh manfaat buah yang satu ini, kamu dapat mencari alternatif berupa buah beri lainnya yang lebih mudah didapatkan seperti blueberry, strawberry, dan raspberry.

     

    Kawan Mula juga bisa mendapatkan berbagai makanan olahan buah beri di awalmula.co.id. Awal Mula adalah e-commerce lokal yang menyediakan berbagai makanan sehat seperti buah-buahan kering tanpa tabahan pemanis sedikitpun, atau camilan sehat yang memiliki kandungan buah di dalamnya.