Tentang KamiBergabung Menjadi Mitra Mula

  • A
  • B
  • C
  • D
  • E
  • F
  • G
  • H
  • I
  • J
  • K
  • L
  • M
  • N
  • O
  • P
  • Q
  • R
  • S
  • T
  • U
  • V
  • W
  • X
  • Y
  • Z
  • A
  • B
  • C
  • D
  • E
  • F
  • G
  • H
  • I
  • J
  • K
  • L
  • M
  • N
  • O
  • P
  • Q
  • R
  • S
  • T
  • U
  • V
  • W
  • X
  • Y
  • Z
  • 5 Manfaat Kaldu Jamur, Pengganti MSG yang Lebih Sehat

    November 13, 2021

    7.8 Min Read

    5 Manfaat Kaldu Jamur, Pengganti MSG yang Lebih Sehat

    Kawan Mula pasti sudah pernah mendengar tentang kaldu jamur kan? Nah, kaldu jamur ini sudah terkenal di kalangan ibu rumah tangga dan pecinta masak karena bisa menjadi pengganti dari micin atau MSG. Kaldu jamur atau yang dikenal juga sebagai nutritional yeast  itu sendiri adalah produk penyedap makanan berbentuk bubuk dengan bulir yang lebih kasar. Tapi, perlu kamu tahu juga bahwa ternyata tidak semua jenis jamur bisa dibuat menjadi kaldu jamur. Jamur yang dapat digunakan untuk menjadi bubuk kaldu jamur adalah shiitake, porcini, jamur kancing, jamur tiram, dan jamur merang. 

    Bubuk kaldu jamur bisa menjadi pengganti micin atau MSG karena akan memberikan rasa umami, earthy, dan rasa nikmat yang tidak kalah dengan daging pada masakan. Mengutip Open Fit, kaldu jamur bisa dibuat sendiri dengan cara mengeringkan jamur. Ketika jamur sudah kering dan tidak lagi kenyal, maka jamur bisa diblender untuk dihaluskan. Nah, untuk mengetahui apa saja manfaat yang bisa diperoleh dengan menggunakan kaldu jamur sebagai penyedap, yuk simak ulasannya di bawah ini.

    Kandungan Gizi Kaldu Jamur

    Walaupun kaldu jamur terbuat dari bahan non-hewani, tapi penyedap rasa nabati ini tetap memiliki rasa gurih umami yang tidak kalah nikmat dari MSG loh. Kaldu jamur atau nutritional yeast adalah bentuk ekstrak ragi dari jamur Saccharomyces cerevisiae.  Mengutip Hello Sehat, jamur ditanam selama beberapa hari pada media yang mengandung banyak gula, seperti dalam tetesan tebu. Untuk menghasilkan ekstrak ragi, jamur kemudian dipanaskan, dicuci, dikeringkan, dihancurkan, lalu dikemas menjadi kaldu jamur.  Para penganut pola hidup vegan atau vegetarian tentunya akan memilih untuk menggunakan kaldu jamur sebagai penyedap makanan karena lebih sehat dari MSG.  

    Menurut FoodData Central U.S. Department of Agriculture, dalam 1 sendok makan atau 9 gram sajian kaldu jamur, memiliki kandungan gizi sebagai berikut:

    • Kalori: 34 kkal
    • Protein: 5 gram (g)
    • Lemak: 0 g
    • Karbohidrat: 3 g
    • Serat: 2 g
    • Kalsium: 5,04 miligram (mg)
    • Zat besi: 1 mg
    • Kalium: 189 mg
    • Sodium: 25 mg
    • Thiamin (Vit. B1): 7,02 mg
    • Riboflavin (Vit. B2): 7,41 mg
    • Niacin (Vit. B3): 39,4 mg
    • Piridoksin (Vit. B6): 7,62 mg
    • Kobalamin (Vit. B12): 33,8 mcg

    Tapi, jangan terlalu berpatokan pada kandungan gizi diatas ya. Perlu kamu ingat, bahwa setiap merek kaldu jamur bisa memiliki kandungan gizi yang berbeda-beda. Kamu bisa membaca informasi nilai gizi pada kemasan untuk membandingkan komposisi gizinya.

    Kelebihan Kaldu Jamur bagi Kesehatan

    Ada banyak jenis jamur yang bisa digunakan untuk membuat kaldu jamur dan setiap jamur memiliki manfaat yang juga beragam. Beberapa jenis jamur bisa membantu untuk mendukung sistem imun yang sehat. Salah satunya adalah jamur reishi, yang banyak ditemui di Asia. Mengutip Open Fit, jamur shiitake juga populer di kalangan kaldu jamur karena memiliki efek baik bagi sistem peredaran darah. Beberapa komponen jamur shiitake, seperti beta-glukan bisa secara positif berdampak pada lebih bertahan lamanya rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar. Nah, selain beberapa kelebihan yang telah disebutkan tadi, kaldu jamur juga memiliki beberapa kelebihan dan manfaat lain untuk kesehatan, seperti:

     

    Kandungan Nutrisinya Tinggi

    Kaldu jamur memiliki beragam nutrisi yang baik untuk tubuh kita. Salah satunya adalah protein lengkap. Kaldu jamur mengandung sembilan asam amino esensial. Kaldu jamur juga merupakan sumber vitamin B yang baik. Satu sendok makan nutritional yeast bisa memenuhi 30-180% kebutuhan harian untuk vitamin B. Kaldu jamur juga mengandung berbagai mineral, seperti Selenium, Zinc, dan Mangan.

     

    Mengandung Antioksidan

    Antioksidan sudah lama dikenal untuk membantu melawan kerusakan sel akibat paparan radikal bebas. Kaldu jamur ternyata juga adalah sumber antioksidan loh. Penyedap rasa ini mengandung antioksidan kuat, yaitu selenomethionine serta glutathione. Menurut dr. Devia Irene Putri untuk Klik Dokter, salah satu manfaat kaldu jamur adalah membantu menjaga daya tahan tubuh karena kandungan antioksidannya. Asupan ini juga bisa mencukupi kebutuhan vitamin B12, terutama pada penganut pola makan vegetarian.

     

    Membantu Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

    Kaldu jamur memiliki dua komponen karbohidrat utama, yaitu alpha-mannan dan beta-glukan. Menurut studi, beta-glukan dalam nutritional yeast  dapat membantu meningkatkan sistem pertahanan tubuh terhadap risiko infeksi virus dan bakteri. Sebuah studi dalam jurnal Food and Nutrition Sciences menunjukkan bahwa manfaat kaldu jamur bisa menurunkan risiko kekambuhan dan gejala flu yang berkurang hingga 25%.

     

    Membantu Menurunkan Kolesterol

    Kandungan beta-glukan dalam kaldu jamur ternyata tidak hanya berfungsi untuk meningkatkan daya tubuh saja, loh. Tapi juga  untuk membuat kadar kolesterol berkurang. Dalam sebuah penelitian, pria yang memiliki masalah kolesterol tinggi mendapat asupan 15 gram beta-glukan dari ragi setiap hari selama 8 minggu, dan terbukti dapat menurunkan total kolesterol hingga 6%.

     

    Membantu Mengelola Diabetes

    Kaldu jamur merupakan salah satu jenis makanan dengan indeks glikemik rendah, sehingga dapat membantu penderita diabetes mengelola kondisinya. Dikutip dari Hello Sehat, kaldu jamur juga mengandung kromium yang dapat membantu mengontrol kadar gula pada penderita diabetes. Kaldu jamur juga dapat mencukupi asupan kalium pada tubuh.

    Penggunaan Kaldu Jamur

    Penggunaan kaldu jamur pada umumnya aman dikonsumsi, termasuk untuk anak-anak di bawah 5 tahun. Asalkan takarannya tetap diperhatikan.  Orang dewasa bisa mengonsumsi 1-2 sendok makan kaldu jamur yang dicampur ke dalam makanan sehari-hari. Tapi, bagi orang yang memiliki alergi terhadap jamur dan ragi, sebaiknya hindari penggunaan kaldu jamur ya. Selain itu, kalau kamu memiliki kondisi sulit memetabolisme asam folat (vitamin B9 sintesis) sebaiknya juga memperhatikan kandungan nutrisi dengan cermat. Jadi, untuk kamu yang memiliki kondisi tertentu, jangan lupa untuk memperhatikan kandungan nutrisi dari kaldu jamur sebelum dikonsumsi ya. 

    Buat kamu yang mau mencoba  masak menggunakan kaldu jamur, kamu bisa coba nih kaldu jamur dari Izicook yang pastinya sehat dan juga 100% lokal. Sekarang masak sehat dan enak udah gak susah lagi.

    Nah, itu dia beberapa kelebihan dan manfaat dari kaldu jamur yang baik untuk tubuh serta lebih aman daripada penyedap rasa biasanya. Untuk kamu yang menjalani pola makan plant-based ataupun vegan, menggunakan penyedap rasa berbahan dasar jamur pastinya jadi alternatif yang cocok banget buat mendukung pola hidup sehatmu. Kalau kamu ingin merasakan manfaat sehat dari kaldu jamur ataupun produk sehat lainnya, kamu bisa coba aja beli di awalmula.co.id ya!