Tentang KamiBergabung Menjadi Mitra Mula

  • A
  • B
  • C
  • D
  • E
  • F
  • G
  • H
  • I
  • J
  • K
  • L
  • M
  • N
  • O
  • P
  • Q
  • R
  • S
  • T
  • U
  • V
  • W
  • X
  • Y
  • Z
  • A
  • B
  • C
  • D
  • E
  • F
  • G
  • H
  • I
  • J
  • K
  • L
  • M
  • N
  • O
  • P
  • Q
  • R
  • S
  • T
  • U
  • V
  • W
  • X
  • Y
  • Z
  • Manfaat Teh Daun Kelor dan Cara Membuatnya

    December 2, 2021

    8 Min Read

    Manfaat Teh Daun Kelor dan Cara Membuatnya

    Teh daun kelor atau moringa leaf adalah minuman herbal yang memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan. Bagi kamu yang sedang menjalani program diet mungkin juga sudah sering membaca bahwa teh dari daun yang satu ini memiliki khasiat untuk menurunkan berat badan. Simak artikel ini sampai habis untuk tahu cara membuat minuman teh daun kelor, manfaat yang dapat dirasakan, dan waktu terbaik dalam mengonsumsinya.

    Manfaat Minum Teh Daun Kelor

    Karena mudah didapatkan di Indonesia, teh daun kelor sering direkomendasikan untuk diminum untuk memperoleh khasiatnya. Berikut ini khasiat yang akan kamu rasakan jika mengonsumsi teh daun kelor:

     

    Menurunkan kadar gula darah

    Sejumlah studi sudah membuktikan pengaruh positif daun kelor dalam membantu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Sebuah studi yang dilakukan oleh Kushwaha dkk. menyimpulkan bahwa 30 perempuan yang mengonsumsi 7 gram daun kelor setiap hari selama 3 bulan mengalami penurunan gula darah sebanyak 13,5% secara rata-rata. Peneliti meyakini hal ini terjadi akibat kandungan Isotiosianat (ITC) yang terdapat pada daun kelor. Meskipun begitu, kebanyakan penelitian terkait manfaat daun moringa untuk menurunkan gula darah dilakukan terhadap hewan. Itu artinya masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menguatkan klaim menurunkan gula darah pada manusia.

     

    Mengurangi peradangan

    Peradangan atau inflamasi adalah respon spontan tubuh terhadap luka dan infeksi. Namun, inflamasi dapat menjadi ancaman baru bagi tubuh jika berlangsung terlalu lama. Kandungan Isotiosianat juga dipercaya merupakan zat anti-inflamasi paling utama yang terdapat pada daun dan biji pohon kelor. Sejauh ini, penelitian efek anti-inflamasi dari daun kelor masih terbatas pada penelitian tabung yang dilakukan terhadap hewan. Sehingga efek anti-inflamasi dari daun kelor terhadap manusia masih harus diteliti lebih lanjut.

     

    Menurunkan kolesterol

    Kadar kolesterol yang tinggi sudah terbukti berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Sejumlah penelitian terhadap hewan dan manusia sudah membuktikan bahwa daun kelor memiliki efek menurunkan kadar kolesterol sebagaimana oat dan kacang almond. Sehingga mengonsumsi teh daun kelor dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung.

     

    Melindungi dari risiko keracunan arsenik

    Banyak bagian dari dunia ini yang mengalami kontaminasi Arsenik. Paparan arsenik dalam kadar tinggi dan waktu yang lama dapat mengganggu kesehatan tubuh. Bahkan, beberapa penelitian menemukan adanya hubungan antara paparan Arsenik dalam waktu lama dengan peningkatan risiko kanker dan penyakit jantung. Ternyata, berdasarkan penelitian pada tikus, daun dan biji kelor dapat memberi perlindungan terhadap sebagian efek negatif racun Arsenik tersebut. Namun, penelitian serupa belum dilakukan terhadap manusia.

     

    Mengobati kanker

    Daun moringa memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Hal ini menyebabkan daun kelor dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit berat, salah satunya kanker. Sebuah penelitian labor membuktikan bahwa tanaman moringa dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker pankreas pada manusia. Tidak hanya itu, tanaman kelor juga dapat meningkatkan efek pengobatan kemoterapi. Namun, karena memiliki pengaruh pada pengobatan kemoterapi, pasien kanker yang hendak mengonsumsi teh daun kelor sebaiknya melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. 

     

    Mencegah Alzheimer

    Alzheimer adalah penyakit yang disebabkan menurunnya kinerja otak. Penyakit ini terjadi karena koneksi antar sel otak mulai melemah. Hal ini mengakibatkan penurunan daya ingat, kemampuan kognitif, dan fungsi mental. Alzheimer ditandai dengan kepikunan, sulit konsentrasi, dan perubahan kepribadian. Dalam sebuah penelitian terhadap hewan, ditemukan bahwa ekstrak daun kelor memiliki manfaat positif terhadap proses kimiawi otak. Hal ini berarti ekstrak daun moringa dapat menguatkan koneksi antar sel otak. Peneliti menyarankan untuk dilakukan penelitian lebih lanjut terkait daun kelor sebagai pengobatan penyakit Alzheimer.

     

    Waktu terbaik Minum Teh Daun Kelor

    Daun kelor tidak mengandung zat kafein sebagaimana teh hitam yang biasa disajikan di rumah. Dengan begitu, teh daun kelor dapat dikonsumsi kapanpun, pagi, siang, atau malam. Meskipun begitu, teh daun kelor diyakini oleh sebagian kalangan memiliki efek meningkatkan libido pada laki-laki dan perempuan, serta meningkatkan kualitas sperma pada laki-laki. Maka, mengonsumsi teh daun moringa beberapa saat sebelum melakukan hubungan seks mungkin dapat menjadi opsi. Menurut beberapa penelitian, untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian, cukup konsumsi 70 gram daun kelor per hari. Namun, perlu diingat bahwa teh herbal jenis apapun mungkin akan berinteraksi dengan obat-obatan. Maka, diperlukan konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi teh daun kelor jika Kawan Mula sedang mengonsumsi obat resep dokter.

     

    Cara Membuat Teh Daun Kelor

    Secara umum, cara membuat teh daun kelor menggunakan metode yang sama seperti membuat teh pada umumnya menggunakan daun teh, daun kopi, dan daun atau bunga tanaman lainnya. Berikut ini langkah-langkahnya:

    • Pertama, petik daun kelor yang sudah dewasa dari pohonnya. Cukup ambil daunnya saja, bunga dan buahnya tidak perlu. Usahakan mengambil dalam jumlah banyak agar bisa sekalian dijadikan persediaan teh daun kelor.

    • Kedua, pisahkan daun dari batang yang besar, lalu sebarkan daun di wadah datar secara merata. Letakkan wadah di udara terbuka atau di bawah sinar matahari langsung agar mengering secara alami. Proses ini memakan waktu yang beragam tergantung banyaknya daun yang akan dikeringkan dan suhu udara pada hari itu.

    • Ketiga, batang daun boleh dipisahkan setelah kering, namun lebih baik dipertahankan karena bagian tersebut mengandung serat.

    • Keempat, haluskan daun kelor kering menggunakan blender atau coffee grinder. Tekstur yang diharapkan adalah potongan-potongan yang mirip seperti teh hitam bubuk, tidak terlalu besar dan tidak terlalu halus seperti tepung. Lalu simpan bubuk teh moringa ke dalam toples tertutup agar tahan lama.

    • Terakhir, seduh 1sdt teh daun kelor kering menggunakan air hangat di dalam cangkir. Tambahkan gula atau madu sesuai selera untuk menambah rasa manis. Pada tahap ini, kamu juga bisa bereksperimen dengan menambahkan bahan lain seperti air perasan lemon atau jeruk nipis, jahe, sereh, atau kayu manis.

    Itu dia hal-hal tentang teh daun kelor yang harus kamu tahu. Apakah Kawan Mula tertarik untuk mencoba konsumsi daun kelor? Tenang saja, kamu yang memiliki kesibukan padat dan tidak sempat mengolah daun kelor menjadi minuman teh dapat mencoba Minuman Serbuk Kelor dan Lemongrass 75 gr dari Herbalen.

    Produk - Produk Olahan Daun Kelor Pilihan Awal Mula!