Tentang KamiBergabung Menjadi Mitra Mula

  • A
  • B
  • C
  • D
  • E
  • F
  • G
  • H
  • I
  • J
  • K
  • L
  • M
  • N
  • O
  • P
  • Q
  • R
  • S
  • T
  • U
  • V
  • W
  • X
  • Y
  • Z
  • A
  • B
  • C
  • D
  • E
  • F
  • G
  • H
  • I
  • J
  • K
  • L
  • M
  • N
  • O
  • P
  • Q
  • R
  • S
  • T
  • U
  • V
  • W
  • X
  • Y
  • Z
  • Mengenal Brownies Kukus, Ciri dan Perbedaan, serta Tips Membuatnya

    September 22, 2021

    5.9 Min Read

    Mengenal Brownies Kukus, Ciri dan Perbedaan, serta Tips Membuatnya

    Legitnya brownies panggang tidak ada yang bisa menyangkalnya. Tapi bagi sebagian orang, ada satu kendala dalam membuatnya yaitu oven. Menjadi kendala esensial, maka pamor brownies kukus tidak kalah dengan saudaranya. Sebenarnya apa saja sih perbedaan brownies kukus dan brownies panggang? Kita simak ulasan berikut ini;

    Perbedaan Tekstur Brownies Kukus dan Panggang

    Brownies kukus lebih mengembang, bertekstur lembut luar dalam, dan permukaannya lembap, dibandingkan dengan brownies panggang yang memiliki tekstur renyah di bagian luar dan lembut di bagian dalamnya dengan bentuk lebih bantet dan kecil. Proses pengukusan nyatanya yang berperan sebagai proses dalam pelembapan adonan. Sementara dalam pemanggangan menggunakan oven, suhu panas dalam oven dan waktu yang dibutuhkan lebih lama dari pengukusan, membuat kadar air dalam adonan menguap. Sehingga teksturnya jadi lebih kering diluar.

    Cita Rasa

    Selain tekstur, aroma dan rasa dari kedua teknik pembuatan brownies juga memiliki perbedaan. Rasa brownies kukus lebih monoton, dikarenakan dalam proses pengukusan waktu yang digunakan lebih singkat dari pemanggangan menjadikannya semua rasa dari bahan-bahannya cepat menyatu dan aromanya pun kurang keluar, karena aromnya juga ikut menguap pada saat proses. Sedangkan pada proses pemanggangan, waktu yang dibutuhkan lebih lama, membuat rasa dari setiap karater adonan keluar dan menyatu dengan baik, sehingga aroma yang keluar pun lebih nikmat dan lezat.

    Durasi Penyimpanan

    Karena kadar air dalam brownies panggang menguap, sehingga bropang lebih tahan lama dibandingkan dengan brownies kukus. Kadar air yang membuatnya lembap dalam brownies kukus membuatnya hanya bertahan dua sampai tiga hari di suhu ruangan. Cara efektifnya agar lebih lama adalah dengan memasukannya ke dalam kulkas, akan tetapi tetap tidak lebih lama dengan jangka waktu yang berlaku pada bropang.

    Bahan Baku Brownie Kukus

    Sebenarnya bahan baku brownies panggang dengan brownies kukus tidak jauh berbeda. Sama-sama menggunakan tepung terigu, telur, margarin, dan coklat bubuk/coklat batang, yang membedakan, brownies kukus menggunakan SP/cake emulsifer dan ada tambahan kental manis sebagai penguat rasa. Sudah nampak jelas bukan, perbedaan brownies kukus dan panggang? Jadi selain penampakan dan proses pembuatannya yang berbeda, nyatanya brownies kukus juga lebih tricky dalam pembuatannya. Nah, bagi Anda yang ingin mencoba membuatnya, simak dulu tips berikut:

    1. Panci Kukus

    Sebelum memulai segala langkah pembuatan brownies kukus, ada baiknya memeriksa panci kukus yang ada di rumah. Sebaiknya ukuran panci kukus disesuaikan dengan ukuran loyang brownies yang akan Anda buat. Bukan tanpa alasan, jika panci kukus jauh lebih besar daripada loyangnya, uap yang akan dihasilkan panci juga lebih banyak sehingga berpengaruh besar pada kelembapan adonan brownies nantinya. Akhirnya adonan akan lebih bantat dari seharusnya. Selain itu jangan lupa memilih lubang sedang pada panci kukus dan penutup panci berbentuk kerucut atau berbahan kaca. Alasannya masih sama, pertama menjaga uap tidak keluar berlebih untuk menjaga adonan brownies tidak terlalu basah dan kedua penutup panci berpengaruh untuk menjaga agar air uap tidak turun ke dalam adonan.

    2. Siapkan Panci Kukus Sebelum Memulai

    Setelah yakin dengan panci dan loyang yang digunakan, kemudian Anda bisa memulai step by step resep yang sudah Anda dapatkan. Jangan lupa pastikan 10 menit sebelum memasukan loyang berisi adonan, Anda sudah harus menyiapkan panci kukus diatas kompor dan menyalakannya. Pastikan juga air kukusan cukup untuk durasi pengukusan dan jika air sudah mendidih, loyang sudah bisa dimasukan.

    Bila tutup panci kukus tidak berbentuk kerucut atau berbahan kaca, ada baiknya melapisi tutup panci dengan kain. Tujuannya untuk menghalau air kukusan masuk ke dalam adonan. Satu hal lagi, pastika tidak membuka tutup panci selama durasi kukus. Jika ingin melihat adonan, bisa di menit-menit terakhir waktu kukus. Jadi jangan lupa memperhatikan waktu, ya!

    3. Mengatur Suhu Saat Pengukusan

    Setelah loyang berisi adonan dimasukan ke dalam panci kukus, kecilkan api pada kompor. Api yang tidak terlalu besar membuat suhu panas dalam panci tidak sepanas sebelumnya dan bertujuan agar adonan tidak mengempis, serta matang merata.

    4. After Steamed

    Memasuki menit-menit terakhir waktu kukus dan Anda ingin memastikan adonan brownies dan tingkat kematangannya, Anda harus berhati-hati dalam membuka tutup panci. Jika Anda salah membuka tutup, bisa jadi Anda malah bisa merusak adonan dengan air yang jatuh dari tutup panci.

    Cara tepat membuka tutup panci dengan cepat mengangkatnya dan dalam keadaan tutup menghadap ke atas sehingga air tidak jatuh ke dalam adonan. Jika ingin menutupnya lagi, jangan lupa menghilangkan dulu air pada tutup panci.

    Walaupun membuat brownies kukus sedikit lebih sulit dibandingkan brownies panggang, pada dasarnya prosesnya masih lebih mudah daripada kue basah lainnya. Anda hanya perlu menikmati prosesnya dan hasilnya akan memuaskan. Selain itu, Anda dapat memilih alternatif praktis crispy brownies yang dapat disantap di mana saja dan kapan saja. Tertarik mencoba?

    Produk Brownies Olahan Pilihan Awal Mula!