Tentang KamiBergabung Menjadi Mitra Mula

  • A
  • B
  • C
  • D
  • E
  • F
  • G
  • H
  • I
  • J
  • K
  • L
  • M
  • N
  • O
  • P
  • Q
  • R
  • S
  • T
  • U
  • V
  • W
  • X
  • Y
  • Z
  • A
  • B
  • C
  • D
  • E
  • F
  • G
  • H
  • I
  • J
  • K
  • L
  • M
  • N
  • O
  • P
  • Q
  • R
  • S
  • T
  • U
  • V
  • W
  • X
  • Y
  • Z
  • Mengulik Beras Hitam yang Kaya Antioksidan dan Manfaatnya

    November 17, 2021

    7.5 Min Read

    Mengulik Beras Hitam yang Kaya Antioksidan dan Manfaatnya

    Beras menjadi makanan pokok sebagian masyarakat dunia, termasuk di Indonesia. Beras sendiri tidak hanya beras putih saja, tapi ada banyak jenis beras lainnya. Salah satu jenis beras yang ada adalah beras hitam. Sebelum Kawan Mula mencoba jenis beras satu ini, yuk simak pembahasan mengenai beras hitam di artikel ini.

     

    Apa itu beras hitam?

    Beras hitam adalah jenis beras yang masuk dalam spesies Oryza sativa L. Beras ini memiliki tujuh jenis polifenol antosianin tingkat tinggi yang serupa dengan flavonoid karena memiliki manfaat antioksidan yang sama. Antosianin merupakan pigmen yang memberi warna ungu gelap pada beras hitam. Pigmen ini juga biasa ditemukan dalam makanan ungu, merah, atau biru lainnya seperti blueberry, terong, blackberry. 

     

    Apa saja kandungan beras hitam?

    Berdasarkan informasi nutrisi dari USDA, untuk 45 gram beras hitam mentah (kering) memiliki nutrisi sebagai berikut:

    • Kalori: 160

    • Natrium: 0mg

    • Karbohidrat: 34g

    • Lemak: 1.5g

    • Gula: 0g

    • Protein: 4g

    • Serat: 1g

     

    Beras hitam kaya akan asam lemak, antioksidan, asam amino, dan nutrisi lainnya. Berikut ini beberapa kandungan nutrisi yang terdapat dalam beras hitam:

    • Vitamin E

    • Beta karoten

    • Lutein

    • Zat besi

    • Zeaxanthin

    • Kalsium

    • Kromium

    • Fosfor

    • Riboflavin (B2)

    • Niasin (B3)

    • Mangan

    • Kalium

    • Seng

    • Tembaga

    • Magnesium

     

    Apa manfaat beras hitam?

    Setiap jenis beras memiliki bentuk, warna, nutrisi, dan manfaat yang berbeda-beda. Berikut ini manfaat beras hitam yang perlu Kawan Mula ketahui:

     

    Sebagai sumber antioksidan

    Antioksidan merupakan senyawa yang melindungi sel dari stres oksidatif yang diakibatkan radikal bebas. Stres oksidatif berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit seperti kanker, penyakit jantung, dan Alzheimer. Meski kurang populer di antara varietas beras lainnya, berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa beras hitam memiliki kapasitas dan aktivitas antioksidan tertinggi. Menurut ahli gizi Julieanna Hever mengatakan bahwa, “beras hitam, bersama dengan beras merah dan ungu, memiliki antioksidan yang jauh lebih banyak daripada beras putih dan telah terbukti meningkatkan profil kolesterol.”

     

    Selain antosianin, beras hitam juga memiliki 23 senyawa yang mengandung sifat antioksidan termasuk di antaranya karotenoid dan flavonoid. Oleh karena itu, menambah beras hitam ke dalam makanan bisa menjadi cara untuk mendapatkan sumber antioksidan yang tinggi.

     

    Mengandung senyawa antosianin

    Antosianin (anthocyanin) merupakan sekelompok pigmen pada tumbuhan flavonoid yang memberi warna ungu pada beras hitam. Berdasarkan penelitian, senyawa ini memiliki efek anti-inflamasi, antikanker, dan antioksidan yang kuat. Tidak hanya itu, berdasarkan penelitian tabung reaksi yang dilakukan pada hewan menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan tinggi antosianin bisa membantu melindungi tubuh dari penyakit kronis, misalnya obesitas, beberapa jenis kanker, dan penyakit jantung. 

     

    Memiliki sifat anti-kanker

    Selain berfungsi sebagai antioksidan, antosianin juga memiliki sifat anti-kanker yang cukup kuat. Berdasarkan tinjauan studi mengungkapkan bahwa makanan yang kaya akan antosianin berkaitan dengan risiko penyakit kanker kolorektal yang lebih rendah. Selain itu, penelitian tabung juga mengungkapkan bahwa antosianin pada beras hitam dapat mengurangi jumlah sel kanker payudara pada manusia dan memperlambat pertumbuhan serta kemampuannya untuk menyebar. Meski terdengar menjanjikan, masih perlu penelitian lebih lanjut pada manusia untuk sepenuhnya memahami kemampuan antosianin untuk mengurangi risiko dan penyebaran kanker tertentu.

     

    Menjaga kesehatan mata

    Dari hasil penelitian, beras hitam mengandung zeaxanthin dan lutein dalam jumlah tinggi, yang berkaitan dengan kesehatan mata. Karena senyawa tersebut berguna sebagai antioksidan yang dapat membantu melindungi mata dari radikal bebas yang berpotensi merusak mata. Secara khusus, senyawa zeaxanthin dan lutein terbukti dapat melindungi retina dengan cara menyaring gelombang cahaya biru yang berbahaya.

     

    Membantu menurunkan berat badan

    Beras hitam merupakan sumber serat dan protein yang baik. Keduanya bisa membantu menurunkan berat badan dengan cara meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi nafsu makan. Kemudian, berdasarkan penelitian yang dilakukan pada hewan mengungkapkan bahwa anthocyanin pada beras hitam dapat mengurangi persentase lemak tubuh dan berat badan. Hasil studi selama 12 minggu menemukan penurunan berat badan sebanyak 9,6% pada tikus dengan obesitas saat menjalani diet tinggi lemak antosianin pada beras hitam. Namun hasil penelitian ini masih belum direplikasi pada manusia. 

     

    Untuk penelitian mengenai peran beras hitam terhadap penurunan berat badan manusia masih terbatas. Namun, telah ditemukan penelitian mengenai penurunan berat badan bila beras hitam dikombinasikan dengan beras merah. 

     

    Pada penelitian yang dilakukan terhadap 40 wanita dengan obesitas, mereka yang mengonsumsi campuran beras hitam dan merah hingga 3 kali per hari selama 6 minggu mengalami penurunan lemak tubuh dan berat badan secara signifikan daripada orang yang makan nasi putih.

     

    Meningkatkan kesehatan jantung

    Penelitian mengenai efek beras hitam terhadap kesehatan jantung mungkin masih terbatas. Namun, kandungan antioksidan yang terdapat pada beras ini telah terbukti dapat membantu melindungi tubuh terhadap penyakit jantung. Zat flavonoid yang terdapat di beras hitam, dikaitkan dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung. Tidak hanya itu, sebuah penelitian yang dilakukan pada manusia dan hewan juga menunjukkan bahwa anthocyanin bisa membantu meningkatkan kadar trigliserida dan kadar kolesterol. 

     

    Berdasarkan studi yang dilakukan pada 120 orang dewasa yang memiliki kadar kolesterol tinggi mengungkapkan bahwa minum dua kapsul antosianin sebesar 80 mg per hari dalam waktu 12 minggu dalam meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) secara signifikan dan mengurangi kadar kolesterol buruk (LDL). 

     

    Mengandung sumber nutrisi baik

    Jika dibandingkan dengan jenis beras lain, beras hitam termasuk yang paling tinggi proteinnya. 100 gram beras hitam dapat mengandung 9 gram protein jika dibandingkan dengan beras merah yang hanya 7 gram. Selain itu, beras jenis ini juga merupakan sumber zat besi yang baik yang dapat membawa oksigen ke seluruh tubuh. 

     

    Nah itulah manfaat beras hitam yang bisa diperoleh ketika mengonsumsinya. Apakah kamu tertarik untuk mencobanya? Jika Kawan Mula ingin beralih ke beras hitam kamu bisa coba beras hitam dari Javara. 

     

    Beras hitam ini termasuk produk non-GMO yang diproduksi tanpa tambahan pewarna, pengawet, dan perasa buatan. Beras ini memiliki karakter yang lezat dan bisa memberi rasa kenyang tahan lama, serta mengandung serat pangan, protein, dan kaya antioksidan. Oleh karena itu, beras ini cocok dikonsumsi bagi Kawan Mula yang sedang menjalankan diet atau sebagai konsumsi sehari-hari.