Tentang KamiBergabung Menjadi Mitra Mula

  • A
  • B
  • C
  • D
  • E
  • F
  • G
  • H
  • I
  • J
  • K
  • L
  • M
  • N
  • O
  • P
  • Q
  • R
  • S
  • T
  • U
  • V
  • W
  • X
  • Y
  • Z
  • A
  • B
  • C
  • D
  • E
  • F
  • G
  • H
  • I
  • J
  • K
  • L
  • M
  • N
  • O
  • P
  • Q
  • R
  • S
  • T
  • U
  • V
  • W
  • X
  • Y
  • Z
  • Menjalani Pola Hidup Vegan di Indonesia bersama Katia Shiffana, Founder Vegan Baby

    Menjalani Pola Hidup Vegan di Indonesia bersama Katia Shiffana, Founder Vegan Baby

    August 20, 2021

    5.9 Min Read

    Menjalani Pola Hidup Vegan di Indonesia bersama Katia Shiffana, Founder Vegan Baby

    Kawan Mula pernah berpikiran untuk mencoba lifestyle vegan? Nah lifestyle vegan itu sebenarnya apa sih? Pola hidup vegan dapat diartikan sebagai pilihan untuk menghindari konsumsi dari segala bentuk produk hewani. Dalam konteks pola makan, menerapkan lifestyle vegan berarti meniadakan konsumsi daging, ikan, unggas, telur, susu, serta produk olahan susu.

    Mengubah pola hidup menjadi vegan bukanlah hal yang mudah, apalagi jika sekeliling kamu belum terlalu memahami apa itu sebenarnya pola hidup vegan. Nah untung kali ini Awal Mula ditemani seorang Kawan Mula yang merupakan vegan-preneur dengan bisnis catering vegannya. Mau tau lebih lanjut tentang kehidupan menjadi vegan di Indonesia? Yuk langsung saja simak interview kami bersama Katia Shiffana, Kawan Mula dibalik Vegan Baby.

    Halo Kak Katia, boleh perkenalkan diri dulu dong supaya makin akrab dan ceritakan juga kesibukan kamu apa saja saat ini

    “Halo Awal Mula aku Katia, founder dan content creator dari “Vegan, Baby!”, brand yang menyediakan makanan vegan bertema comfort food. Aku seorang full time vegan-preneur yang juga seorang wellness enthusiast.”

    Bagaimana awal mula mendirikan usaha catering Vegan Baby?

    “Aku memang pada dasarnya foodie banget. Sejak memutuskan buat jadi vegan, aku jadi seneng bikin versi vegan dari makanan-makanan favoritku. Awalnya, aku cuma ingin share ke orang sekitarku, karena aku mau buktiin ke mereka yang suka bilang makanan vegan itu gak enak.

    Waktu itu aku buka P.O pertama kali cuma 2 menu, dan tiba-tiba booming! Sejak itu jadi banyak banget orang yang DM nanyain tentang catering, karena saat itu di daerahku memang belum ada. Akhirnya, kita buat Vegan Baby jadi catering deh”

    Awal Mula mau tau dong, kenapa Kak Katia awalnya memilih untuk menjalani vegan lifestyle?

    “Tahun 2019, aku nonton film dokumentar What The Health, dan pada saat itu hatiku langsung tergerak untuk menjalani pola hidup vegan. Penasaran, aku jadi nonton film dokumenter vegan lainnya, baca-baca jurnal nutrisi dan mempelajari dampak industri peternakan di bumi, dan disitulah aku makin yakin untuk menjalani pola hidup vegan. Sebagai pecinta binatang dan lingkungan, aku merasa sangat selaras dengan lifestyle vegan yang tujuan dan esensinya untuk menjaga bumi dan seisinya.”

    Apa sih kak kendala terbesar menjalani lifestyle vegan di Indonesia? Dan kira-kira kesalahpahaman apa aja sih kak yang sering dimiliki orang-orang tentang lifestyle vegan ini?

    “Kendala terbesar adalah melawan stigma negatif banyak orang Indonesia terhadap lifestyle vegan, apalagi dalam budaya kita banyak makanannya berbasis daging. Padahal kalau melihat kembali zaman nenek moyang kita, mereka makanannya juga cuma tahu, tempe, sayur, loh! Mitosnya vegan biasanya cuma makan daun, padahal makanan vegan sekarang enak-enak banget. Terus, stigmanya kekurangan protein, mahal, penyakitan…padahal gak sama sekali. Makanya, melalui bisnis Vegan Baby, aku ingin melawan stigma makanan vegan itu boring dan cuma bisa makan salad. Dan semua, bisa kok dibuat versi vegan dan sehatnya tanpa harus ngorbanin rasa. Karena aku percaya, if a picture says a thousand words, food said it all.

    Lalu yang aku juga suka denger, vegan suka marah-marah, padahal kita senormal itu kok hahaha. Memang ada sih yang begitu, tapi menurutku esensi dasar vegan sendiri itu bukan hanya compassion terhadap binatang, tapi juga terhadap sesama manusia, dan itu juga jadi motivasi terbesarku untuk mengembangkan sosial media Vegan Baby sebagai platform edukasi yang melawan stigma negatif tersebut.”

    Setelah menjalani lifestyle vegan, manfaat apa saja sih yang Kak Katia rasakan?

    “Sejak SMP, aku hobi diet yoyo, segala macam diet udah aku coba, dari keto, military, paleo, dukan, mayo, atkins, you name it! Aku hobi banget diet ekstrim, yang pada ujungnya bikin aku jadi binge-eating. Ini jadi cycle yang terulang terus. Sejak vegan, walaupun belum 100%, hubunganku dengan makanan juga ikut membaik, mungkin karena secara gak sadar, aku jadi memilih makan makanan yang tumbuh dari bumi, bukan lahir dari bumi, dan ini membuatku jadi lebih menghargai makanan. Dengan selalu sadar dan mindful dengan apa yang aku makan, aku juga jadi perlahan belajar untuk mencintai badanku sendiri.”

    Sebagai penutup, apa saja nih kak tips dari Kak Katia untuk Kawan Mula yang baru memulai vegan lifestyle?

    “Yang paling penting, know your why. Ketika “why” kamu kuat, itu akan mengalahkan segala craving dan barrier yang ada! Perkuat “why” kamu dengan selalu memperkaya wawasan, dengan banyak baca jurnal, nonton film dokumentar, dan terus pertanyakan ilmu nutrisi yang sudah ada. Dan yang pasti, belajar masak! Daripada fokus sama apa yang kamu gak bisa makan, coba bikin makanan favorit kamu versi vegan. Jangan buru-buru, nikmati saja prosesnya.”

    Nah itu dia Kawan Mula, cerita tentang menjalani pola hidup vegan dari Katia! Untuk Kawan Mula yang ingin tahu cemilan sehat vegan itu seperti apa, bisa langsung coba aneka pilihan produk Mitra Mula dari kategori lifestyle “Vegan” yang ada di Awal Mula.