Tentang KamiBergabung Menjadi Mitra Mula

  • A
  • B
  • C
  • D
  • E
  • F
  • G
  • H
  • I
  • J
  • K
  • L
  • M
  • N
  • O
  • P
  • Q
  • R
  • S
  • T
  • U
  • V
  • W
  • X
  • Y
  • Z
  • A
  • B
  • C
  • D
  • E
  • F
  • G
  • H
  • I
  • J
  • K
  • L
  • M
  • N
  • O
  • P
  • Q
  • R
  • S
  • T
  • U
  • V
  • W
  • X
  • Y
  • Z
  • Tips Konsumsi Cuka Apel untuk Mendapatkan Manfaatnya

    September 15, 2021

    8.4 Min Read

    Tips Konsumsi Cuka Apel untuk Mendapatkan Manfaatnya

     

    Apple cider vinegar telah banyak digunakan dalam masakan dan pengobatan alami selama ribuan tahun. Banyak yang mengklaim bahwa cuka apel memiliki manfaat kesehatan seperti meningkatkan kadar gula darah, menurunkan berat badan, mengatasi gangguan pencernaan hingga membantu menurunkan risiko penyakit kanker dan jantung. Melihat banyaknya potensi bahan satu ini, mungkin Kawan Mula kesulitan mengetahui berapa banyak apple cider vinegar yang sebaiknya dikonsumsi setiap harinya?

     

    Apa itu cuka apel?

    Menurut Cleveland Clinic, cuka sari apel atau cuka apel adalah sari buah apel yang telah difermentasi sebanyak dua kali. Pertama, apel yang telah dihancurkan dicampur dengan ragi, gula atau karbohidrat lain. Setelah beberapa minggu, bakteri dan ragi alami memfermentasi jus, lalu mengubah karbohidrat menjadi alkohol. Setelah itu, proses fermentasi kedua mengubah alkohol menjadi asam asetat. Selain asam asetat, apple cider vinegar juga mengandung senyawa lain, yaitu asam folat, fosfor, kalium, biotin, pektin, dan katekin. Senyawa tersebut menghasilkan rasa cuka sari apel yang asam dan memiliki bau yang sangat kuat. Meski begitu, apple cider vinegar menyimpan banyak manfaat selain berguna sebagai bahan masakan. 

     

    Nilai gizi dan nutrisi pada cuka apel

    Jika Kawan Mula melihat label mengenai fakta nutrisi cuka apel, maka tidak ada hasil yang menunjukkan jumlah vitamin, mineral, atau bahan kalori yang tinggi. Menurut ahli diet Beth Czerwony, potensi manfaat dari apple cider vinegar ditemukan dalam zat yang tidak ada di label nutrisi. Hal yang paling dikenal dari apple cider vinegar sendiri adalah asam asetat yang terbentuk selama fermentasi. Perlu diketahui, cuka sari apel yang mentah juga mengandung nutrisi berikut:

    1 Probiotik alami (bakteri baik) yang dapat membantu sistem kekebalan tubuh dan kesehatan usus

    2 Antioksidan yang dapat mencegah kerusakan sel-sel tubuh

     

    Efek samping cuka apel yang perlu diperhatikan

    Meski apple cider vinegar memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan. Namun, cuka apel juga memiliki beberapa efek samping yang sebaiknya Kawan Mula pertimbangkan sebelum mulai mencobanya. Berikut ini efek samping yang mungkin terjadi meliputi:

     

    1 Menurunkan kadar kalium: Jika Kawan Mula memiliki kadar kalium yang rendah (hipokalemia), sebaiknya jangan mencobanya karena hal ini dapat memperburuk kondisi kesehatan.

     

    2 Interaksi dengan obat-obatan: Apple cider vinegar dapat membuat beberapa obat tidak bekerja dengan baik atau mengalami interaksi, seperti insulin dan obat diuretik (obat yang membantu tubuh membuang air dan garam). Jika saat ini Kawan Mula sedang mengonsumsi obat tertentu, sebaiknya tanyakan lebih dulu kepada dokter sebelum menambahkannya untuk menghindari kemungkinan interaksi obat.

     

    3 Gangguan pencernaan: Berdasarkan studi yang ditemukan pada penderita diabetes tipe 1, apple cider vinegar dapat memperlambat proses mencerna makanan atau cairan keluar dari perut ke usus. Pencernaan yang sangat lambat dapat mengakibatkan kadar gula darah lebih sulit dikontrol.

     

    4 Mual dan muntah: Bagi beberapa orang, rasa asam dan bau yang kuat pada apple cider vinegar bisa menyebabkan rasa mual bahkan muntah akibat tidak kuat menahan rasa dan asamnya. Jika hal itu terjadi saat mencoba apple cider vinegar, sebaiknya segera hentikan penggunaannya.

     

    5 Merusak gigi dan tenggorokan: Rasa asam yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada gigi dan menyebabkan sakit tenggorokan apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak. Sebaiknya tidak menambahkan cuka apel secara berlebih atau gunakan sesuai dosis yang tepat.

     

    Setelah mengetahui efek samping di atas, berikut ini ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meminimalisir efek samping namun tetap mendapatkan manfaat cuka sari apel:

    1 Minum melalui sedotan dan kumur-kumur dengan air setelah minum untuk mencegah kerusakan pada email gigi akibat keasaman cuka.

    2 Tidak mengonsumsi dalam jumlah besar sekitar 8 ons atau 237 ml setiap hari. Hal ini dapat berbahaya bagi kesehatan seperti menurunkan kadar kalium darah dan menyebabkan osteoporosis (kepadatan tulang berkurang sehingga tulang mudah patah atau keropos).

     

    Cara terbaik mengonsumsi cuka apel

    Menurut para profesional medis, efek samping cuka apel dapat terjadi jika seseorang meminumnya begitu saja, mengonsumsi secara berlebih dan langsung mengoleskan ke kulit. Untuk itu, sebaiknya konsumsi apple cider vinegar dalam jumlah sedang. Seperti dilansir dari Medical News Today, berdasarkan penelitian tahun 2016 menemukan bahwa untuk merasakan manfaat kesehatan apple cider vinegar seseorang perlu minum 15 ml atau setara dengan 1 sendok makan asam asetat setiap hari. Namun, untuk mendapatkan dosis yang tepat sebaiknya disesuaikan dengan kondisi yang ingin diobati seseorang. Berikut ini daftar kondisi kesehatan dan dosis apple cider vinegar yang dianjurkan.

     

    Untuk menurunkan berat badan

    Cuka sari apel dianggap dapat membantu menurunkan berat badan dengan meningkatkan perasaan kenyang, sehingga mengurangi jumlah makanan yang dimakan seseorang. Dalam sebuah penelitian, satu atau dua sendok makan atau setara dengan 15 atau 30 ml apple cider vinegar, jika dikonsumsi setiap hari selama tiga bulan dapat membantu orang dewasa dalam menurunkan berat badan rata-rata sebanyak 1,2 dan 1,7 kg.

    Selain itu, dua sendok makan setiap hari juga ditemukan telah membantu pelaku diet dalam menurunkan berat badan hampir dua kali lipat selama tiga bulan dibandingkan dengan orang yang tidak menambahkan cuka sari apel. Kawan Mula bisa menambahkan cuka sari apel ke dalam segala air, lalu meminumnya sebelum makan atau campurkan dengan minyak saat membuat saus salad. Perlu diingat, meski bisa membantu menurunkan berat badan. Sebaiknya, dikombinasikan juga dengan gaya hidup  dan pola makan sehat, ya, Kawan Mula!

     

    Untuk mengontrol gula darah

    Apple cider vinegar kerap direkomendasikan sebagai cara alami dalam mengontrol kadar gula darah bagi penderita resistensi insulin. Hal ini terjadi karena cuka dapat memperlambat laju pengosongan perut dan mencegah naiknya gula darah yang besar. Untuk bisa merasakan efek ini, Kawan Mula hanya perlu sedikit cuka sari apel. Empat sendok teh atau setara 20 ml apple cider vinegar sebelum makan telah terbukti dapat mengurangi kadar gula darah setelah makan. Saat menambahkannya, sebaiknya dicampur dengan beberapa ons air dan diminum tepat sebelum makan tinggi karbohidrat.

     

    Untuk Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

    Sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah sebuah kondisi hormonal yang berkaitan dengan siklus menstruasi pada wanita yang terjadi secara tidak normal, adanya kista ovarium atau kadar hormon androgen yang terlalu tinggi. Sebuah studi menemukan bahwa wanita yang mengidap PCOS telah terbukti mengalami menstruasi secara teratur dan kadar hormonnya meningkat setelah minum satu sendok makan (15 ml) cuka apel dengan 100 ml air setelah makan malam. Meski begitu, penelitian lebih lanjut tetap diperlukan untuk mengkonfirmasi hal ini. Namun tidak ada salahnya untuk mencoba satu sendok makan (15 ml) apple cider vinegar untuk memperbaiki gejala PCOS.


    Jika kamu hendak menambahkan cuka apel ke dalam diet atau konsumsi sehari-hari untuk mendapatkan manfaatnya, Kawan Mula bisa mencoba Apple Cider Vinegar di awalmula.co.id. Namun, apabila ingin mengonsumsi dengan tujuan medis tertentu, ada baiknya Kawan Mula melakukan konsultasi dengan dokter juga, ya!

    Produk Cuka Apel Rekomendasi Awal Mula!